
Surabaya, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mojokerto berpartisipasi aktif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Kepala Lapas Mojokerto Rudi Kristiawan secara langsung menghadiri pembukaan Pelatihan Pengamanan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024 di Lapangan Lapas Kelas I Surabaya pada Rabu (11/6/2025).
Kegiatan ini menjadi momen penting dalam proses pembentukan karakter dan kompetensi dasar para CPNS yang nantinya akan bertugas di berbagai satuan kerja pemasyarakatan dan imigrasi. Ratusan peserta tampak antusias mengikuti pembukaan pelatihan yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat.
Kalapas Rudi hadir tidak sekadar sebagai tamu undangan, melainkan juga sebagai sosok senior yang memberikan penguatan dan motivasi kepada para CPNS.
Dalam interaksinya, beliau seolah-olah tampil sebagai pembina, yang secara langsung menyampaikan arahan serta dorongan moral agar para peserta mampu mengikuti pelatihan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan titik awal perjalanan pengabdian kalian sebagai aparatur negara. Tugas di bidang pengamanan membutuhkan fisik yang kuat, mental yang tangguh, serta hati yang tulus dalam menjalankan amanah. Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk belajar, membentuk karakter, dan membangun integritas,” ujar Rudi Kristiawan dalam pengarahannya.

Lebih lanjut, Kalapas Mojokerto juga menekankan bahwa pengamanan merupakan ujung tombak dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Oleh karena itu, para CPNS diharapkan mampu menyerap ilmu sebanyak-banyaknya selama pelatihan, serta menjadikan nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, dan profesionalisme sebagai prinsip utama dalam bekerja.
Kehadiran Kalapas Mojokerto menjadi perhatian tersendiri bagi para peserta. Banyak di antara mereka yang merasa termotivasi dengan pesan-pesan yang disampaikan secara langsung oleh pejabat yang telah berpengalaman di dunia pemasyarakatan tersebut. Momen ini sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan komitmen seluruh pihak dalam membentuk SDM unggul di bidang pengamanan.

Kegiatan pembukaan pelatihan berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Setelah upacara pembukaan, para CPNS dijadwalkan akan mengikuti serangkaian pelatihan intensif yang mencakup aspek teknis, fisik, mental, dan etika kerja di lingkungan tugas masing-masing.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bekal awal yang kuat bagi para CPNS untuk menapaki kariernya sebagai petugas pengamanan yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi nyata dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang aman dan tertib. (*)
