
Sleman, kabarterdepan.com – Kementerian Agama (Kemenag) Sleman menyampaikan bahwa kondisi jemaah haji dalam kondisi sehat telah melaksanakan rangkaian ibadah dengan baik.
“Alhamdulillah semua sehat, bisa melaksanakan ibadah di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) dengan baik,” kata Kepala Kemenag Sleman Sidiq Pramono saat dihubungi kabarterdepan.com, Selasa (10/6/2025).
Ia menyampaikan bahwa kepulangan jemaah haji asal Sleman dijadwalkan pada bulan Juli mendatang dari Arab Saudi.
“Diperkirakan mulai tanggal 1 Juli, mudah-mudahan tidak ada perubahan,” katanya.
Sidik menyampaikan, pasca puncak ibadah Haji, para jamaah diminta untuk istirahat secukupnya dan dimungkinkan untuk melakukan wisata di lokasi terdekat yang ada di sekitar Mekah.
Para jemaah disebutnya juga bisa memperbanyak melakukan ibadah-ibadah sunnah yang memungkinkan.
“Karena Sleman masuk gelombang 2, nanti dilanjutkan ke Madinah selama 8-9 hari utk melaksanakan sholat arbain, ke raudhah dan ziarah makam nabi dan sahabat. selesai kemudian pulang ke tanah air,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa beberapa jemaah haji asal Sleman sempat berjalan kaki usai mabit di Muzdalifah dan berangkat menuju Mina. Kemenag menyebut bahwa hal itu terjadi karena adanya keterlambatan transportasi penjemputan.
“Sebagian kecil ada (jalan kaki), karena jalan macet dan bus tidak bisa masuk, sehingga yang kuat ingin jalan kaki, karena jaraknya tidak terlalu jauh dan yang lain tetap menunggu bus,” ucap Sidik. (Hadid Husaini)
