
Dharmasraya, KabarTerdepan- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya, Polda Sumatera Barat, berhasil menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengguna sekaligus pengedar sabu.
Pelaku berinisial DAS (44), merupakan warga Jorong Lambau, Kenagarian Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung.
Penangkapan berlangsung pada Selasa, (10/6/2025), sekitar pukul 08.00 WIB, di sebuah rumah yang terletak di Jorong Sakato, Kenagarian Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya.
Menurut Kasi Humas Polres Dharmasraya, Iptu Marbawi, penangkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan narkoba di lokasi tersebut.
“Tim Satresnarkoba langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penggerebekan dan penggeledahan di tempat kejadian perkara,” ujar Iptu Marbawi, Rabu (11/6/2025).
Dalam penggeledahan, polisi menemukan satu plastik klip kecil berisi kristal bening diduga sabu, serta sejumlah alat yang biasa digunakan untuk konsumsi narkotika, seperti satu set alat isap (bong), dua pipet kaca pirek, satu jarum api, dan dua korek mancis. Selain itu, juga diamankan satu unit sepeda motor Honda Verza warna merah dengan nomor polisi BA 6344 VAA yang diduga berkaitan dengan aktivitas pelaku.
Kasat Narkoba Polres Dharmasraya, AKP Rusmardi, SH, menyatakan bahwa pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
“Pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur ancaman pidana terhadap pelaku penyalahgunaan dan pengedaran narkotika,” ungkap AKP Rusmardi.
Sementara itu, Kapolres Dharmasraya AKBP Purwanto Hari Subekti, S.Sos mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu aparat dalam memberantas peredaran narkoba.
“Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Informasi dari masyarakat sangat penting dalam memutus rantai peredaran narkotika di wilayah Dharmasraya,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kasus masih dalam penanganan dan pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (Dicka)
