
Sleman, kabarterdepan.com — Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman menyebut belum ada peningkatan kunjungan wisata pada hari pertama libur Idul Adha.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman Kus Endarto menyampaikan bahwa jumlah kunjungan ke Kabupaten Sleman pada Jumat (6/6/2025) mencapai 10-15 ribu pengunjung.
Angka tersebut menurutnya lebih rendah dari jumlah kunjungan pada hari-hari biasa.
“Tidak terlihat adanya kenaikan kunjungan ke destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Sleman. Bahkan cenderung lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya,” katanya saat diwawancarai kabarterdepan.com pada Sabtu (7/6/2025).
Ia menyampaikan angka kunjungan yang rendah tersebut bisa dipahami mengingat kebanyakan masyarakat masih mengikuti Idul Adha atau kurban.
Disamping itu, hari Jumat juga bertepatan dengan ibadah Salat Jumat sehingga disebut nya banyak masyarakat yang fokus beribadah.
“Banyak orang yang memanfaatkannya dengan bersama beribadah dan bercengkrama dengan keluarga besar, serta sebagian melaksanakan qurban di masjid sekitar,” katanya.
Kendati begitu bagi masyarakat yang ingin berlibur, Dispar Sleman memiliki sejumlah rekomendasi wisata yang bisa dikunjungi antara lain Ibarbo Park, Candi Prambanan, Lava Tour, dan Tebing Breksi.
Ia menyampaikan libur Idul Adha kali ini berhadapan dengan libur sekolah mulai pekan depan. Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sleman.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid menyampaikan pihaknya meminta pengelola desa wisata atau destinasi wisata untuk menerapkan perilaku hidup sehat.
Hal tersebut akibat munculnya kembali Covid-19 dengan resiko lebih rendah. Himbauan tersebut sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) menghadapi libur sekolah mendatang.
“Covid sudah mulai muncul kembali, namun tidak sampai mematikan. Namun bagaimanapun juga pengelola wisata harus menerapkan perilaku hidup sehat,” katanya. (Hadid Husaini)
