Dirjenpas Jenguk Petugas Lapas Nabire yang Terluka Usai Diserang Napi yang Kabur

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 06 03 at 17.56.23 56a199d0
Potret Dijenpas saat menjenguk salah satu petugas Lapas Nabire yang terluka.

Papua Tengah, Kabarterdepan.com – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, mengunjungi tiga petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nabire yang menjadi korban pemukulan oleh warga binaan yang berupaya melarikan diri di Rumah Sakit Umum Daerah Nabire, Selasa (3/6/2025).

“Dua petugas baru saja menjalani operasi dan satu lainnya sedang menjalani perawatan jalan. Mohon doanya untuk kesembuhan mereka,” ujar Mashudi.

Mashudi menambahkan bahwa salah satu petugas pengamanan yang dirawat jalan menunjukkan perkembangan positif. Sementara dua lainnya, yakni Komandan Jaga dan Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, masih dalam masa pemulihan pasca operasi akibat luka bacokan senjata tajam saat berusaha mengendalikan situasi.

“Setelah kondisi mereka memungkinkan untuk dibesuk kembali, saya akan datang lagi,” ucapnya.

Dalam kunjungannya, Mashudi juga menyerahkan bantuan dana untuk ketiga petugas sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Bantuan ini merupakan amanah langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pak Agus Andrianto, sebagai bentuk kepedulian terhadap dedikasi para petugas Lapas Nabire,” jelasnya.

Menteri Agus juga sempat berkomunikasi langsung dengan para korban melalui panggilan WhatsApp untuk memberikan semangat secara pribadi.

Usai dari rumah sakit, Dirjenpas melanjutkan kunjungan ke Lapas Nabire bersama Kapolda dan Wakapolda Papua Tengah, serta Direktur Kepatuhan Internal dan Direktur Perawatan Kesehatan Ditjenpas.

Dalam pengarahan kepada seluruh jajaran Lapas, Mashudi menegaskan pentingnya menjalankan tugas dengan dedikasi dan sesuai aturan.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak seperti Polda, Polres, Kodam, Kodim, Brimob, dan mitra lainnya.

Selain itu, ia turut menyoroti kebutuhan peningkatan kapasitas melalui pelatihan bagi para petugas Pemasyarakatan.

Mashudi juga melakukan koordinasi lanjutan dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk berkunjung ke Korem Nabire. Saat ini, kondisi Lapas Nabire telah kembali kondusif.

Sementara itu, upaya pengejaran terhadap 19 narapidana yang melarikan diri masih terus dilakukan melalui kerja sama antara Lapas Nabire dan Polres setempat.

Lapas Nabire saat ini dihuni oleh 218 warga binaan, melebihi kapasitas yang seharusnya hanya 150 orang. Jumlah petugas pengamanan dalam satu regu tercatat hanya lima orang. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page