Potensi Wisata dan Kuliner GOR Dharmasraya Luput dari perhatian Pemerintah

Avatar of Redaksi
IMG 20250602 WA0111
Embung Koto Padang Dharmasraya yang terbengkalai atau terabaikan. (Andika Putra/kabarterdepan.com)

Dharmasraya, KabarTerdepan.com- Kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) di Nagari Koto Padang, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan kuliner. Namun sayang, potensi tersebut belum digarap secara maksimal oleh pemerintah setempat.

Di tengah maraknya tren wisata lokal, keberadaan Embung Koto Padang seharusnya bisa menjadi magnet baru bagi warga dan wisatawan. Lokasinya strategis, suasananya asri, dan dilengkapi dengan kuliner khas daerah yang menggugah selera.

Namun hingga kini, kawasan ini justru minim perhatian. Tidak ada fasilitas pendukung yang memadai, promosi wisata pun nyaris tak terdengar. Infrastruktur seperti penerangan, tempat duduk, kebersihan, hingga area UMKM terlihat terbengkalai.

“Tempat ini sebenarnya luar biasa. Indah, nyaman, makanannya enak. Tapi tidak ada pengelolaan yang serius. Pemerintah seperti tutup mata,” ujar Ridwan, salah satu pengunjung tetap.

Menurutnya, potensi wisata dan kuliner di GOR Dharmasraya seharusnya bisa menjadi sumber penghidupan baru bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM dan komunitas kreatif lokal.

“Kalau embung dibersihkan, dipasang lampu-lampu, disediakan tempat jualan kuliner, bahkan diisi hiburan musik lokal setiap malam, saya yakin kawasan ini akan hidup dan ramai terus,” lanjutnya.

Keluhan ini sejalan dengan harapan banyak warga dan pelaku usaha mikro di Nagari Koto Padang. Mereka berharap adanya dukungan nyata dari pemerintah daerah bukan hanya wacana atau janji pembangunan.

Minimnya fasilitas, pelatihan usaha, hingga ketiadaan promosi terpadu membuat sektor wisata dan kuliner di wilayah ini jalan di tempat. Padahal, dengan sedikit sentuhan serius, kawasan ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

“Pemerintah Nagari Koto Padang dan Pemkab Dharmasraya seharusnya lebih terbuka dan tanggap. Jangan tunggu viral dulu baru bergerak,” keluh seorang pelaku UMKM lokal, Senin (2/6/2025).

Warga juga mendorong adanya kerja sama konkret antara pemerintah daerah dan instansi terkait seperti Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk menata ulang kawasan embung agar lebih menarik dan layak dikunjungi.

Jika dikelola dengan baik, wisata alam dan kuliner GOR Dharmasraya bukan hanya mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru serta menumbuhkan rasa bangga terhadap potensi daerah sendiri. (Dicka)

Responsive Images

You cannot copy content of this page