AndusEDU Ajak Anak Surabaya Bikin Komik Digital Adab dan Akhlak dengan Pixton

Avatar of Redaksi
Gambar1
AndusEDU mengadakan kegiatan literasi digital membuat kreasi komik menggunakan aplikasi Pixton. (AndusEDU for Kabar Terdepan)

Surabaya, Kabarterdepan.com – Sebanyak 18 anak dan santriwati dari TPQ Masjid Al-Furqan, Jalan Platuk Donomulyo VI Surabaya, mengikuti kegiatan literasi digital. Program yang diinisiasi oleh Yayasan Andus Edukasi Indonesia ini bertempat di Graha Semesta, Jalan Platuk Donomulyo IC/3.

Dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Membangun Adab dan Akhlak Lewat Komik Digital’, anak-anak dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) diajak untuk berkreasi menggunakan aplikasi Pixton.

Dengan panduan narasumber berpengalaman, mereka belajar menyusun cerita dan membuat komik digital dengan nilai-nilai Islami.

Ketua Yayasan Andus Edukasi Indonesia (AndusEDU) Wawan W. Efendi, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital yang selama ini dijalankan.

“Biasanya kami melibatkan guru, namun kali ini kami ingin menyasar langsung ke anak-anak. Dengan gadget yang mereka miliki, anak-anak tidak hanya menjadi penikmat konten digital, tetapi juga produsen konten yang mendidik,” ujar Wawan.

Sementara itu, Tri Sagirani, S.Kom., M.MT., dosen Universitas Dinamika sekaligus narasumber kegiatan, menyampaikan bahwa teknologi kini sangat memudahkan siapa pun, termasuk anak-anak untuk berkarya.

“Dengan aplikasi seperti Pixton, dalam waktu dua jam saja anak-anak sudah bisa menghasilkan komik mereka sendiri. Ini bukan hanya tentang keterampilan digital, tapi juga keterampilan menerapkan nilai-nilai karakter,” katanya.

Untitled design 2025 06 02T134652.809

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Salah satunya Vanessa, siswi kelas 2 SD Sidotopo Wetan, dengan bangga menunjukkan komik digital karyanya yang terdiri dari tujuh panel.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa membuat komik dan ini hasilnya,” ucap Vanessa sambil tersenyum.

Senada dengan Vanessa, Novi siswi kelas 7 SMP Negeri 58 Surabaya yang biasa menggambar manual di atas kertas, mengaku pengalaman kali ini membuka wawasannya.

“Aplikasi Pixton sangat membantu saya, dan memotivasi saya untuk membuat lebih banyak komik digital lagi,” ujarnya.

Terpisah, ketua pelaksana kegiatan Eva Pramita menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan potensi anak dalam mengolah kreativitas digital secara positif.

“Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai adab dan akhlak melalui pendekatan yang menyenangkan. Ke depan, kami akan hadir dengan lebih banyak lagi program literasi digital untuk anak, termasuk pengenalan tools kreatif hingga pembelajaran coding,” ungkapnya.

Gambar2

Andus Edukasi Indonesia menunjukkan bahwa literasi digital bukan sekadar soal teknologi, tapi juga tentang nilai dan karakter.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana media digital bisa digunakan untuk membangun generasi muda yang kreatif, beradab, dan berakhlak mulia. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page