
Jember, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten Jember memperingati Hari Lanjut Usia Nasional dengan melakukan kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak secara gratis untuk warga Jember di RSD dr. Soebandi, Sabtu (31/5/2025).
Kegiatan Operasi katarak yang diinisiasi RSD dr Soebandi Jember tersebut mendapat apresiasi dari Mensos RI Saifullah Yusuf yang hadir di Jember.
Gus Bupati Fawait, Kadis kesehatan dr. Hendro Soelistijono, MM.MKes., Asisten Administrasi umum Harry Agus Triono, turut mendampingi Mensos untuk melihat secara langsung proses operasi katarak yang dilaksanakan di ruang bedah RSD dr. Soebandi.
Kedatangan Saifullah Yusuf dan Bupati Gus Fawait di RSD dr Soebandi Jember disambut Plt Direktur RSD dr Soebandi Dr.dr. I Nyoman Semita, Sp.OT serta jajaran direksi untuk melihat proses operasi katarak di ruang bedah .
Sebelumnya Mensos RI dan Bupati Jember Fawait berbincang dengan salah satu pasien ibu poniem 60 th, asal kelurahan Jember kidul.
Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul berdialog dengan pasien Katarak ibu poniem 60 tahun asal Jember kidul.
“Ibu Poniem bisa melihat saya?” Tanya Gus Ipul. Sementara, Bu Poniem menjawab tidak terlihat. Lalu Gus Ipul kembali menanyakan alasannya.
“Mata yang kanan tidak bisa melihat dan yang kiri remang remang, terlihat tapi kabur,” jawab lagi Bu Poniem.
“Bu Poniem hari ini ibu bahagia nggih, dalam memperingati hari lanjut usia, ibu akan mendapatkan perawatan untuk operasi katarak secara gratis, ssemoga ibu jangan takut, operasinya sebentar lagi, insya Allah usai dioperasi ibu bisa melihat kembali,” kata Gus Ipul.
PLT Direktur RSD dr Soebandi Jember Dr.dr. I Nyoman Semita, Sp.OT, kepada awak media sabtu ( 31/5/2025) menjelaskan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia, rumah sakit dr Soebandi Jember melaksanakan kegiatan bakti sosial yakni operasi katarak bagi warga jember dan gratis .
“Kami memberikan sosialisasi ke masyarakat dalam kurun waktu 1 minggu. Antusias warga Jember untuk mendapat layanan kesehatan gratis operasi katarak cukup antusias,” ucapnya.
Hari ini merupakan operasi pertama dari jumlah pasien mendaftar ada 230 pasien. Pasien yang dinyatakan siap menurut hasil screening rekam medis, dinyatakan katarak, dan memenuhi standard operasi ada 133 pasien.
Sisanya 97 pasien ditunda operasinya karena ada memiliki riwayat diabetes tinggi dan tensi tinggi.
Mereka akan diobati dulu agar stabil kondisinya dan akan dioperasi dalam kegiatan bakti sosial program Bupati Gus Fawait pada bulan Juni – Juli 2025 mendatang.
“Jadi kita laksanakan operasi katarak ini yang benar-benar sehat sesuai standar operasi. Jangan sampai ada kejadian setelah operasi timbul masalah terhadap pasien yang bersangkutan,” jelasnya.
“Untuk sisanya jangan khawatir, tetap mendapat kesempatan operasi gratis katarak dari RSD dr Soebandi Jember atau rumah sakit Daerah milik pemkab Jember,” sambungnya.
I Nyoman Semita menambahkan bahwa proses operasi katarak ini butuh waktu 5 menit dan pasien bisa melihat, itu menurut teori. Namun, untuk menjaga kebersihan, masih dalam perawatan si pasien.
“Untuk sementara mata yang baru dioperasi ditutup setelah kontrol nanti kita buka,” pungkasnya.
Selain itu, ia menegaskan pelaksanaan operasi katarak yang dilakukan oleh 6 dokter spesialis mata yang tergabung dalam persatuan dokter Ahli Mata Indonesia. (LN)
