
Teknologi, Kabarterdepan.com – Vivo telah resmi meluncurkan seri S30, memperkenalkan dua ponsel pintar baru, Vivo S30 standar dan S30 Pro Mini yang ringkas. Kedua model ini berfokus pada desain, kreativitas kamera, dan masa pakai baterai yang lama, sekaligus menawarkan performa sekelas ponsel andalan dengan harga menengah.
Seri S30 melanjutkan tren Vivo dalam memadukan estetika yang memukau dengan perangkat keras yang mumpuni, yang kini disempurnakan dengan fitur zoom sinematik dan ketahanan tiga kali lipat.
Spesifikasi Vivo S30 dan Vivo S30 Pro Mini
Vivo S30 memiliki layar AMOLED 1,5K 6,67 inci dengan kecepatan refresh 120Hz, sertifikasi HDR10+, dan peredupan PWM 3840Hz yang sangat tinggi. Ponsel ini menghasilkan kecerahan puncak hingga 5000 nits dan menggunakan teknologi panel Q10 BOE untuk visual yang jelas.
S30 Pro Mini menggunakan panel AMOLED LTPO 1,5K 6,31 inci yang sedikit lebih kecil dengan kecepatan refresh dan kecerahan puncak yang sama, tetapi menambahkan peredupan PWM 4320Hz untuk meningkatkan kenyamanan mata.
Di balik kapnya, S30 ditenagai oleh chipset Snapdragon 7 Gen 4 Qualcomm yang dibangun di atas proses 4nm, dipasangkan dengan GPU Adreno 722. Ia memberikan kinerja yang solid untuk multitasking dan bermain game sehari-hari.
S30 Pro Mini meningkatkan kinerjanya dengan prosesor MediaTek Dimensity 9300+ kelas unggulan, yang juga dibangun di atas 4nm, dengan kecepatan clock hingga 3,4GHz dan GPU Immortalis-G720. Vivo mengklaim ponsel ini dapat mempertahankan 119,8fps dalam mode kualitas tinggi dalam game seperti Honor of Kings.
Kedua model berjalan pada Android 15 dengan skin OriginOS 5 di atasnya. Pengalaman perangkat lunak disempurnakan dengan fitur-fitur seperti “One Tap Transfer,” sinkronisasi perangkat dengan Mac, dukungan pelacak AirPods, dan Flash Sale Engine baru untuk meningkatkan kecepatan pemesanan tiket dan acara.
Kedua ponsel memiliki pengaturan tiga kamera belakang yang sama, dipimpin oleh sensor utama Sony 50MP—LYT700V pada S30 dan IMX921 pada Pro Mini.
Ini dipasangkan dengan lensa telefoto periskop IMX882 50MP yang menawarkan zoom optik 3x pada f/2.65, bersama dengan kamera ultra lebar 8MP. Di bagian depan, terdapat kamera swafoto autofokus 50MP dengan pencahayaan lembut dan koreksi distorsi.
Pro Mini menambahkan algoritme “Clear Portrait Texture” yang meningkatkan detail wajah untuk tampilan yang lebih alami. Kedua model mendukung fitur sinematik baru Vivo, termasuk “Classic Negative” dan “Hitchcock Zoom Live,” yang merekam bidikan 3 detik dengan gerakan latar belakang yang dinamis sambil menjaga subjek terkunci di tengah.
Setiap ponsel memiliki baterai berkapasitas besar 6500mAh dan mendukung pengisian daya cepat 90W. S30 memiliki rangka plastik, sedangkan S30 Pro Mini menggunakan bodi aluminium kelas kedirgantaraan dengan Gorilla Glass dan bersertifikat IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
S30 Pro Mini juga menjadi ponsel pintar pertama di dunia yang mendapatkan sertifikasi tiga kali lipat SGS. Fitur konektivitas meliputi Wi-Fi 6 pada S30 dan Wi-Fi 7 pada Pro Mini, beserta Bluetooth 5.4, NFC, kendali jarak jauh inframerah, dan speaker stereo ganda dengan dukungan audio Hi-Res.
Vivo juga menawarkan kotak hadiah bertema Sanrio edisi terbatas dengan seri S30. Kotak hadiah tersebut meliputi pernak-pernik Sanrio, voucher bingkai foto, casing berlubang, kantong ponsel, tali gantungan, dan dudukan ponsel.
Harga
Vivo S30 dibanderol dengan harga Rp6,1 jutaan untuk model 12GB+256GB, Rp6,7 jutaan untuk 12GB+512GB, dan Rp7,4 jutaan untuk varian 16GB+512GB.
S30 Pro Mini mulai dari harga sekitar Rp7,9 jutaan untuk 12GB+256GB, naik hingga Rp8,5 jutaan untuk 12GB+512GB, dan mencapai harga tertinggi sekitar Rp9 jutaan untuk versi 16GB+512GB. (*)
