
Sragen, kabarterdepan.com – Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Sragen jelang Idul Adha 1446 H/2025 diperkirakan mencapai 5.550 ekor, terdiri atas 1.550 ekor sapi dan 4.200 ekor kambing atau domba.
Perkiraan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Sragen, Eka Rini, saat dikonfirmasi kabarterdepan.com, Rabu (28/5/2025).
Ia memastikan bahwa stok hewan kurban di Sragen cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Bahkan, ternak dari Sragen juga ikut menyuplai kebutuhan hewan kurban ke daerah lain.
“Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Sragen masih aman,” kata Eka Rini.
Ia menjelaskan bahwa populasi ternak sapi dan kambing di Kabupaten Sragen masih terjaga dengan baik, sehingga tidak perlu mendatangkan hewan dari luar daerah. Hal ini berkat pertumbuhan produktivitas hewan ternak di beberapa wilayah Sragen.
“Kita punya daerah yang populasinya bagus, yakni di Kecamatan Mondokan, Karangmalang, Sukodono, Kedawung, dan Masaran,” ujarnya.
Untuk menjamin kesehatan hewan kurban, DKP3 Sragen terus melakukan pemeriksaan kesehatan serta vaksinasi terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) pada sapi.
“Kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan ternak, mulai dari skrining hingga penyemprotan disinfektan di kantong-kantong penampungan hewan kurban,” jelasnya.
Eka Rini juga mengimbau masyarakat yang kesulitan dalam proses penyembelihan hewan kurban agar memanfaatkan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) milik Pemkab Blora.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sehat, tidak cacat, dan memenuhi syariat Islam saat membeli hewan di tempat penampungan atau penjualan hewan kurban.(Masrikin).
