Orientasi P3K, Wali Kota Mojokerto: Syukuri Jabatan dengan Kinerja Terbaik

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 05 26 at 1.50.41 PM
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka kegiatan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tahun 2025. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com — Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2025 agar mensyukuri jabatan yang telah diraih dengan bekerja secara optimal demi kemajuan Kota Mojokerto.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dan sekaligus membuka kegiatan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tahun 2025 yang bertempat di Lynn Hotel, Senin (26/5/2025).

“Syukuri jabatan yang sudah jabatan yang sudah didapatkan ini dengan mendedikasikan pikiran, energi, dan waktu untuk Kota Mojokerto, itu adalah wujud syukur terbaik yang harus Anda semua lakukan,” pesan perempuan yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Lebih lanjut Ning Ita juga berpesan bahwa selama menjalani kontrak kerja dengan Pemerintah Kota Mojokerto kinerja seorang P3K akan terus dievaluasi secara berkala.

“P3K adalah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja. Artinya, anda semua terikat kontrak yang evaluasinya sangat tergantung pada kinerja. Maka, tunjukkan kontribusi terbaik, layakkah untuk terus dilanjutkan sebagai P3K atau harus tereliminir karena kinerja yang tidak optimal,” tegasnya.

Wali Kota Mojokerto ini juga mengingatkan bahwa dunia kerja kini menuntut lebih dari sekadar ijazah. Kompetensi dan pengalaman menjadi penentu utama dalam memenangkan persaingan.

Ia mengapresiasi para peserta, termasuk mereka yang senior, yang tetap semangat mengikuti seleksi meski menghadapi berbagai tantangan.

WhatsApp Image 2025 05 26 at 1.50.40 PM

Mengakhiri sambutannya, Ning Ita berharap para P3K dapat menjadi pribadi yang berintegritas, adaptif terhadap perubahan zaman, serta mampu mengamalkan nilai-nilai BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas—baik saat bertugas maupun di luar jam kerja.

“BerAKHLAK bukan lagi menjadi sekedar tujuan tetapi sudah seharusnya menjadi mainstream bagi ASN maupun Non ASN. Maka ini harus terus disampaikan untuk diamalkan, bukan sekedar diingat akronimnya berakhlak itu apa. Tetapi diamalkan dalam praktik menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pegawainya pemerintah maupun ketika sudah berada di luar jam,” pungkasnya.

Dalam orientasi yang digelar pada 26-28 Mei 2025 ini, para peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang nilai-nilai dasar ASN dan manajemen ASN dari para narasumber tetapi juga mendapatkan penguatan materi tentang bela negara dari para narasumber anggota TNI. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page