Terapi Holistik Gratis Gereja CMC Surabaya, Pengobatan Herbal yang Didorong Kasih

Avatar of Redaksi
IMG 20250522 WA0088
Ps Daniel saat melayani langsung dalam sesi terapi holistik kepada salah satu warga yang datang berobat. (Ceci/kabarterdepan.com) 

Kota Surabaya,Kabarterdepan.com- Program terapi holistik yang diadakan Gereja Christ Mercy Center (CMC) Surabaya kini menjadi salah satu bentuk pelayanan nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu. Pelayanan ini dirutinkan sejak tahun 2025 dan telah menjadi bagian dari program Voice of Healing (VOH) yang dikoordinatori oleh Ps Daniel Hadi Shane.

Program ini menyediakan terapi menggunakan bahan-bahan herbal khusus yang telah diuji bersama tim farmasi dan apoteker gereja. Kegiatan dilakukan setiap Sabtu, pukul 10.00-14.00 WIB di Rungkut Mejoyo Selatan Nomor 19, Blok AM 32.

Jenis penyakit yang ditangani juga cukup beragam, mulai dari hipertensi, diabetes, kanker, tiroid, asam urat, autoimun, hingga kondisi seperti speech delay dan autisme. Semua terapi dilakukan secara gratis tanpa memandang latar belakang kepercayaan atau kemampuan ekonomi pasien.

Menurut Widia selaku relawan juga jemaat CMC, tujuan utama dari program ini bukan hanya sosial, tetapi juga spiritual.

“Kami ingin menjadi terang dan berkat, bukan hanya lewat doa, tetapi juga lewat tindakan nyata,” ujarnya.

Widia juga menjelaskan bahwa banyak pasien dengan kondisi serius seperti stroke, hipertensi, bahkan kanker stadium lanjut, menunjukkan kemajuan setelah mengikuti terapi ini. “Kami percaya, semua kesembuhan terjadi karena campur tangan Tuhan,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Terapi ini diberikan secara cuma-cuma meski bahan herbal dan penelitian yang dilakukan tidak murah. Semua biaya ditopang oleh janji iman dari para pemimpin dan jemaat, serta kemurahan Tuhan yang mereka andalkan sepenuhnya.

“Kami tahu bahan-bahan yang digunakan dan penelitian yang kami jalankan tidaklah murah, tetapi belas kasihan menggerakkan kami,” tutur Bu Widia. Ia mengutip Matius 25:40 sebagai motivasi spiritual dari pelayanan ini.

Respons masyarakat terhadap terapi holistik ini sangat positif. Banyak warga merasa bersyukur karena bisa mendapatkan pengobatan alami yang efektif tanpa biaya. Bahkan, beberapa mengaku mengalami kesembuhan yang signifikan setelah mengikuti terapi secara rutin.

Selain Bu Widia dan Ps Daniel, tim pelayanan ini juga didukung oleh para apoteker dan relawan lainnya. Mereka bekerja sama untuk memastikan ramuan yang digunakan benar-benar aman dan bermanfaat bagi kesehatan.

“Ke depan, kami rindu membangun rumah kesehatan herbal yang lebih lengkap dan menjadi berkat bagi lebih banyak orang,” harap Bu Widia.

Dengan semangat kasih dan pelayanan, Gereja CMC menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan masyarakat bisa dilakukan melalui pendekatan holistik yang sederhana, namun penuh kuasa. (Ceci)

Responsive Images

You cannot copy content of this page