Kemenhub Janji Revisi Aturan, Driver Ojol Diminta Tetap Kawal Prosesnya

Avatar of Redaksi
IMG 20250520 WA0110
Perwakilan Serikat Pengemudi Online Indonesia (Sepoi), Einstein, memberikan keterangan kepada wartawan usai audiensi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). (Fajri/Kabarterdepan.com)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Perwakilan Serikat Pengemudi Online Indonesia (Sepoi), Einstein, menyampaikan hasil positif usai audiensi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yang berlangsung di tengah aksi demonstrasi pengemudi ojek online pada Selasa, (20/5/2025).

Menurut Einstein, pemerintah melalui Kemenhub menyambut baik seluruh tuntutan yang disampaikan para pengemudi di lapangan.

“Alhamdulillah, dari pihak Kementerian menyambut baik apa yang kita tuntut. Sekarang tinggal menunggu kelanjutannya akan bagaimana,” ujarnya kepada wartawan.

Ia mengucapkan terima kasih kepada media dan jajaran Kemenhub yang telah menerima aspirasi para mitra pengemudi dan akan revisi aturan. Meski begitu, ia mengingatkan pentingnya mengawal proses tindak lanjut dari hasil audiensi tersebut.

“Sekarang kita harus pintar menunggu dan mengawal, seberapa jauh Kementerian membuat aturan atau revisi sesuai tuntutan teman-teman di lapangan,” tambahnya.

Einstein menyebut bahwa Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan secara langsung berjanji akan segera merevisi sejumlah regulasi.

“Kesepakatannya, mereka akan segera merevisi Peraturan Menteri (PM) 12, tarif, potongan aplikasi, dan juga akan membuat regulasi khusus mengenai transportasi online,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, lanjut Einstein, perwakilan pengemudi juga akan diundang ke DPR RI untuk membahas lebih lanjut perihal regulasi yang dibutuhkan.

“Besok kita diundang ke DPR, nanti sama-sama kita ke sana. Untuk jumlah perwakilannya saya belum tahu pasti, tapi akan segera dikabari,” ujarnya.

Terkait persoalan potongan yang melebihi 20 persen akibat sistem seperti Slot dan Aceng yang digunakan aplikator, Einstein menyatakan bahwa isu itu juga telah dibahas dan akan dikaji lebih lanjut.

“Sudah diobrolin dan diterima. Mereka akan mengkaji ulang apa yang diminta teman-teman,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya persatuan antarkomunitas pengemudi online, meskipun berasal dari latar belakang dan kelompok berbeda.

“Kita bersatu dalam satu persaudaraan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, aksi unjuk rasa hari ini yang berlangsung di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, diikuti ribuan pengemudi ojek online dari berbagai daerah.

Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan utama, termasuk revisi tarif, penghapusan potongan yang dianggap merugikan, serta pembentukan regulasi khusus transportasi online. (Fajri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page