Polda DIY Sebut Remaja Perusak Makam Nasrani Ada Masalah Keluarga

Avatar of Redaksi
IMG 20250520 WA0034
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan. (Hadid Husaini/kabarterdepan.com) 

Sleman, Kabarterdepan.com — Polda DIY menyampaikan bahwa remaja berinisial ANF perusak makam nasrani di beberapa lokasi di Yogyakarta beragama nasrani dan dilakukan seorang diri.

“Pelaku berusia 16 tahun, kebetulan beragama nasrani,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan saat ditemui di gedung Promoter Polda DIY, Sanggrahan, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY, Selasa (20/5/2025).

Pelaku yang diketahui beralamat di Pringgolayan, Banguntapan disebutnya melakukan aksi perusakan makam disebabkan karena memiliki masalah dengan keluarga yang kurang harmonis.

“Motifnya masih didalami oleh penyidik. Namun keterangan sementara murni masalah pribadi dalam keluarga,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa yang bersangkutan merupakan perusak makam yang ada di Kampung Purbayan Kotagede dan Padukuhan Ngentak Banguntapan yang masih berdekatan, termasuk beberapa makam yang berada di Pedukuhan Jaranan Panggungharjo.

“Kita mengamankan terduga pelaku berdasarkan saksi yang kita mintai keterangan dari penjaga makam, orang tua pelaku, termasuk bantuan CCTV, menunjukkan aktivitas yang bersangkutan,” katanya.

Ihsan menyebut jika pelaku sebelumnya telah merencanakan target makam yang dijadikan ajang pelampiasan akibat masalah keluarga tersebut.

“Memang sudah direncanakan, pelaku punya datanya (makam),” katanya. Ia menambahkan bahwa aksi pelaky dilakukan di hari yang berbeda.

Terkait hasil penyelidikan, ia menyampaikan hal tersebut akan segera dirilis oleh Polsek Kotagede. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page