
Bantul, kabarterdepan.com – Belum selesai kasus beberapa makam di Yogyakarta yang dirusak orang tak dikenal diungkap, Polres Bantul mendapat laporan serupa yang terjadi di pemakaman Padukuhan Jaranan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY, Minggu (18/21/2025).
Hal ini memunculkan pertanyaan banyak pihak terkait motif yang dilakukan para pelaku. Pasalnya target yang disasar merupakan makam non-muslim.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menyampaikan bahwa pada penemuan rusaknya makam di Padukuhan Jaranan diketahui pada Rabu (14/5/2025) lalu.
“Saksi Therecia pada saat kejadian (ahli waris) mengetahui bahwa nisan makam keluarga almarhum Sugiman dalam kondisi papan nama di nisan terlepas,” kata Jeffry, Senin (19/5/2025).
Therecia kemudian berusaha mencari keberadaan papan nama di batu nisan di sekitar makam namun tidak ditemukan.
“Kemudian setelah di cek kembali, Therecia malah menemukan potongan batu nisan milik orang lain yang dirusak dan dibuang di sekitar makam,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa nisan yang di rusak yaitu milik almarhum R. Al Cahyono Nugroho L.
Beberapa hari berselang, Therecia melihat informasi beredar di media sosial terkait perusakan makam di Padukuhan Ngentak, Banguntapan, Bantul, Minggu (18/5/2025).
Melihat hal itu, Therecia langsung berkomunikasi dengan juru kunci makam Jaranan Suharno melaporkan temuannya kepada pihak berwenang setempat.
“Setelah mendapatkan laporan tentang adanya pengrusakan batu nisan di makam Jaranan tersebut, Suharno kemudian mendatangi makan Jaranan untuk mengecek kebenaran laporan dar Therecia,” katanya.
“Setelah Suharno sampai di makam Jaranan, memang didapati ada 2 batu nisan yang telah dirusak,” katanya.
Jeffry menyampaikan bahwa terdapat 2 makam yang rusak di pemakaman Padukuhan Jaranan. Ia menyampaikan kedua makam tersebut adalah makam Non Muslim
“Batu nisan yang dirusak hanya milik makam non muslim, terdapat tanda salib,” katanya.
Ia menyampaikan pihaknya sebelumnya telah menerima laporan perusakan makam di Padukuhan Ngentak, Baturetno Banguntapan.
Kondisi tersebut menambah rentetan kasus tersebut di Bantul dan sekitarnya. Sebelumnya diketahui beberapa makam di sejumlah pemakaman dirusak orang tidak dikenal dalam waktu yang berdekatan, diantaranya TPU Ironayan (Bantul), Buluwatu (Kotagede) serta di TPU Ngentak dan Jaranan yang ada di Bantul. (Hadid Husaini)
