
Teknologi, Kabarterdepan.com – Apple tengah mengembangkan fitur penghemat baterai berbasis AI untuk iOS 19, yang akan diluncurkan pada tahun 2025, yang mengoptimalkan penggunaan daya berdasarkan kebiasaan masing-masing individu.
Fitur ini bertujuan untuk memperpanjang masa pakai baterai, terutama untuk iPhone 17 Air yang sangat tipis, untuk mengatasi rumor baterainya yang lebih kecil.
Saat Apple bersiap untuk iOS 19, yang diharapkan akan dirilis pada September 2025 bersamaan dengan seri iPhone 17, fitur pengoptimalan baterai bertenaga AI baru sedang dalam pengerjaan.
Tidak seperti alat penghemat baterai Android, yang mengandalkan aturan statis, sistem baru Apple menggunakan AI untuk belajar dari kumpulan besar data penggunaan iPhone, beradaptasi dengan pola individual seperti penggunaan aplikasi dan waktu.
AI secara dinamis mengelola aplikasi latar belakang untuk memangkas konsumsi daya, menawarkan pendekatan yang dipersonalisasi.
Waktu peluncuran fitur ini sejalan dengan rumor tentang iPhone 17 Air, model ultra-tipis 6,6 inci yang berpotensi menggantikan varian Plus, sesuatu yang mungkin juga direncanakan Samsung untuk jajaran S26-nya.
Dengan ketebalan di bawah 6 mm, baterai iPhone 17 Air bahkan bisa lebih kecil dari unit iPhone 16 berkapasitas 3.561 mAh. Apple dilaporkan bermaksud mengimbangi hal ini dengan manajemen sumber daya yang lebih cerdas yang didukung AI.
Jika semuanya berjalan lancar, Apple masih dapat memastikan daya tahan baterai sepanjang hari dengan model Air yang akan datang meskipun selnya ringkas.
AI Apple untuk pengoptimalan baterai dilaporkan sedang dilatih pada data dunia nyata, sehingga menjadi awal yang baik. Bagi yang tertarik, berikut rangkuman kami tentang iPhone 17 Air.
Konsep baru manajemen sumber daya yang lebih cerdas ini tampak menjanjikan. Meskipun Samsung belum secara eksplisit menyebutkan penggunaan AI untuk tujuan ini, Galaxy S25 Ultra tampil mengesankan dalam uji pemakaian baterai—bersaing dengan ponsel unggulan China dengan baterai 6.000mAh+—tanpa penurunan kinerja yang berarti selama pengujian.
Fitur pengoptimalan baterai di iOS 19 ini, yang kemungkinan didukung oleh Apple Intelligence, dapat menetapkan standar baru, terutama untuk efisiensi chip A19 di jajaran iPhone 17.
Ada spekulasi bahwa fitur ini akan memulai debutnya dengan watchOS 12 dan macOS 16 juga. Akankah pendekatan berbasis AI ini membuat iPhone 17 Air tetap bertenaga, atau apakah Apple terlalu mengandalkan perangkat lunak untuk memperbaiki batasan perangkat keras? Tunggu informasi selanjutnya. (*)
