
Blitar, kabarterdepan.com– Acara Yasinan yang digelar di rumah warga Dusun Sembon, Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar berubah menjadi petaka. Sebanyak 18 warga mengalami gejala mual dan muntah setelah menyantap hidangan yang disajikan tuan rumah, termasuk bakso keliling yang dipesan secara khusus.
Peristiwa itu bermula dari kegiatan keagamaan pada Kamis malam (8/5/2025) sekitar pukul 18.30 WIB, di rumah SJ (63), yang diikuti oleh puluhan warga setempat. Usai pembacaan surat Yasin, tuan rumah menyuguhkan beberapa menu makanan, dengan hidangan penutup berupa bakso.
Pada keesokan harinya, Jumat (9/5/2025), salah satu peserta, Ilham (12), mengeluh sakit perut dan muntah usai pulang dari sekolah. Ia sempat diperiksa oleh bidan desa, namun kondisinya memburuk hingga akhirnya dilarikan ke RS Aminah Kota Blitar.
Gejala serupa dialami oleh belasan warga lain. Total, 18 orang mengalami dugaan keracunan makanan. Tujuh orang harus menjalani perawatan intensif di berbagai fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Wonotirto, Klinik Tirta Husada, dan RS Aminah Kota Blitar. Sembilan lainnya dirawat jalan.
Korban yang dirawat inap antara lain Katno (57) dan Dimas (10) di Klinik Tirta Husada, serta Ilham (12) di RS Aminah. Sementara Kevin Febrian (11), Arga Firmansyah (15), Samsul (40), dan Jemani (38) dirawat di Puskesmas Wonotirto.
Kepolisian Resor Blitar langsung turun tangan melakukan penyelidikan.
“Ada beberapa sampel makanan yang dijadikan barang bukti. Di antaranya sisa makanan bakso, mie, kecap, saus, sambal. Kami juga mengamankan sampel muntahan para korban untuk diperiksa di laboratorium,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, Senin (12/5/2025).
Ia menambahkan, proses penyelidikan telah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Blitar. “Sebagian korban sudah mulai membaik kondisinya, namun kami tetap menunggu hasil laboratorium dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar untuk memastikan penyebab pasti keracunan,” tambahnya.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak berspekulasi sambil menunggu hasil resmi uji laboratorium.(anang Agus Faisal)
