
Teknologi, Kabarterdepan.com – Samsung menggoda penggemarnya dengan ponsel Galaxy lipat tiga, dan bocoran informasi yang beredar mengungkapkan prototipe ponsel itu menggunakan baterai silikon-karbon.
Perusahaan perangkat teknologi asal Korea Selatan itu dilaporkan ingin ponsel lipat tiganya tetap ramping, dan teknologi baterai baru itu dapat membantu mengurangi ketebalannya. Ponsel itu dikabarkan akan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2025.
Ambisi Samsung untuk ponsel lipat tiga sempat disinggung selama acara Unpacked bulan Januari, bersamaan dengan headset XR dan kacamata AR. Jika benar, kebocoran tentang baterai silikon-karbon ini akan menjadi yang pertama bagi Samsung.
Kebocoran sebelumnya mengisyaratkan penerapannya dalam seri S26. Meskipun kapasitas baterainya diharapkan tetap sama—sekitar 5.500mAh untuk S26 Ultra—ini dapat membantu mengurangi berat dan ketebalan ponsel. Hal yang sama dapat diharapkan dari Galaxy lipat tiga yang akan datang.
Tidak seperti baterai Li-ion tradisional dengan anoda grafit, teknologi silikon-karbon menggunakan anoda silikon untuk kepadatan energi yang lebih tinggi, memungkinkan penyimpanan daya lebih banyak dalam ruang lebih sedikit.
Akan tetapi, baterai ponsel lipat tiga ini kabarnya berkapasitas di bawah 5.000 mAh, yang mengutamakan desain yang lebih tipis daripada waktu penggunaan yang lebih lama.
Sebagai perbandingan, produsen ponsel pintar Tiongkok seperti vivo dan Xiaomi kini menawarkan baterai berkapasitas 6.500 hingga 7.000 mAh, yang mengubah ekspektasi di pasar ponsel pintar dan power bank.
Kabarnya, Samsung berfokus pada ketebalan Z Fold 7, dan tampaknya memiliki strategi serupa untuk ponsel lipat tiganya.
Kepadatan silikon-karbon yang lebih tinggi dapat memungkinkan Samsung mengecilkan baterai sambil tetap menyamai kapasitas 4.400mAh dari Z Fold 6.
Namun karena kebocoran ini didasarkan pada prototipe, bentuk akhir ponsel lipat tiga itu—yang mungkin diluncurkan pada Juli 2025 bersamaan dengan Z Fold 7—masih belum pasti.
Akankah Samsung mencapai keseimbangan antara ketipisan, daya tahan, dan masa pakai baterai, atau apakah teknologi ini masih terlalu dini untuk diluncurkan? Dengan ponsel lipat tiga Mate XT Huawei yang sudah ada di pasaran, Samsung akan menghadapi persaingan ketat. (*)
