IDSA 2025: Apresiasi Insan Serial Drama Indonesia Kembali Hadir untuk Ketiga Kalinya

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 05 08 at 11.53.08 AM
Konferensi pers Indonesian Drama Series Awards (IDSA) 2025. (Istimewa)

Nasional, Kabarterdepan.com – Ajang penghargaan Indonesian Drama Series Awards (IDSA) sebagai bentuk apresiasi bagi para pelaku industri serial drama atau sinetron Tanah Air, kembali digelar tahun ini.

Ajang IDSA yang telah meraih kesuksesan dengan dua gelaran sebelumnya ini juga menjadi wujud nyata bagi serial drama atau sinetron sebagai program terpopuler, khususnya di Indonesia yang digemari oleh banyak masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari top performa program televisi yang selalu didominasi oleh sinetron.

Program serial drama atau sinetron selalu menjadi tayangan dengan performa terbaik, tentunya tak lepas dari peran aktor serta aktris suatu sinetron yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pemirsa televisi untuk terus mengikuti jalan cerita yang mereka perankan.

Di samping itu, ada juga peran dari tokoh-tokoh dibalik layar seperti penulis dan sutradara, atas kesuksesan sebuah serial drama atau sinetron. Maka dari itu, IDSA hadir kembali untuk memberikan apresiasi tertinggi kepada insan drama serial televisi di Indonesia.

Chief Programming Director RCTI, Dini Putri mengungkap alasan pihaknya kembali menghelat Indonesian Drama Series Awards 2025.

“Rangkaian program hiburan televisi di Indonesia tentunya tidak bisa lepas dari program sinetron atau serial drama yang selalu menjadi tontonan favorit masyarakat hingga saat ini. Maka dari itu, IDSA diharapkan mampu memotivasi seluruh insan serial drama atau sinetron, baik bagi para aktor dan aktrisnya serta juga bagi mereka yang bekerja di belakang layar untuk terus berkarya,” kata Dini Putri.

IDSA 2025 menghadirkan 13 kategori penghargaan, di mana pemenang 12 kategori yang ada akan terpilih melalui voting masyarakat, sementara 1 kategori lainnya merupakan kategori spesial.

Sementara itu, Quantitative Associate Director IPSOS Oscar Simamora menjelaskan bahwa penentuan nomine masing-masing kategori dilakukan oleh IPSOS yang merupakan perusahaan riset pasar dan opini publik sebagai lembaga independen yang melakukan survei kepada masyarakat.

Cara menentukannya adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada responden dengan kriteria khusus, yaitu responden yang memang merupakan penonton sinetron di televisi.

“Dalam survei yang dijalankan IPSOS, seluruh responden diminta untuk menjawab dengan mengurutkan berdasarkan ranking top favorit menurut responden per kategori. Total akumulasi hasil dari jawaban responden ini yang dijadikan basis untuk menentukan nomine per kategori IDSA 2025. Survei dilakukan sekitar 10 hari dengan jumlah responden 1.000 orang yang tersebar di 24 kota besar di Indonesia,” ucap Oscar Simamora.

Salah satu nomine, Christ Laurent mengungkapkan memiliki ekspektasi yang tinggi dengan IDSA 2025.

“Mewakili temen-temen dari Sinetron Terbelenggu Rindu kami berharap menang. Aku juga ekspektasinya tinggi dengan malam puncak karena sudah disiapkan dengan baik,” ujarnya.

Senada dengan Christ Laurent, Haico Van der Veken juga mengaku bersyukur masuk 2 kategori.

“Aku melihat aku bisa masuk nominasi di 2 kategori aku sangat bersyukur, karena aku selalu melakukan yang terbaik di semua pekerjaan yang aku jalani,” ungkapnya.

Nomine dipilih berdasarkan periode tayang program selama April 2024 hingga Maret 2025. Pemenang ditentukan hasil voting melalui platform RCTI+ dan Instagram IDSA (@indonesiandramaseriesawards).

Voting dibuka mulai 6 Mei 2025 sampai 24 Mei 2025 pukul 23.59 WIB dan pemenangnya diumumkan pada malam puncak IDSA 2025 tanggal 26 Mei 2025 pukul 21.15 WIB dari Studio RCTI+.

Responsive Images

You cannot copy content of this page