Tradisi Pengantin Tebu di Blora, PT GMM: Jadi Simbol Harapan

Avatar of Redaksi
IMG 20250507 WA0134
TRADISI : PT GMM menggelar tradisi Pengantin Tebu. (Fitri/kabarterdepan.com) 

Blora, Kabarterdepan.com – PT Gendhis Multi Manis (GMM) resmi memulai musim giling tebu tahun 2025 melalui prosesi Pengantin Tebu, yang digelar di area pabrik GMM, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, baru-baru ini.

Plt. Dirut PT GMM, Sri Emilia Mudiyanti, mengatakan, Tradisi tersebut menjadi simbol harapan agar proses giling berjalan lancar, hasil panen melimpah, dan randemen tinggi.

Dalam prosesi tersebut, dua batang tebu terbaik dipilih secara khusus untuk digiling pertama kali sebagai bentuk penghormatan terhadap alam, petani, dan hasil bumi.

“Prosesi Pengantin Tebu juga menjadi lambang keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam produksi gula,” ujar Sri, Rabu (7/5/2025).

Lebih lanjut, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses giling tahun ini.

“Kami menargetkan musim giling kali ini berlangsung lancar, efisien, dan menghasilkan gula berkualitas tinggi,” jelasnya.

Dikatakan, panen tebu menjadi langkah awal proses giling, di mana tanaman tebu yang telah matang dipanen untuk diproses menjadi gula.

“Musim giling menjadi tahapan krusial yang menentukan kualitas dan kuantitas gula yang dihasilkan,” ujarnya.

Selanjutnya, PT GMM berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional, peningkatan kesejahteraan petani, serta pelestarian kawasan hutan melalui kemitraan dengan Perhutani.

Di tempat lain, Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan Perhutani KPH Purwodadi, Kastur, memberi dukungan terhadap hasil tebu dari kawasan hutan.

Kastur berharap tebu dari kawasan hutan dapat dikelola bersama. Sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Selain hasil tebu itu, dapat mendukung ketahanan pangan nasional melalui budidaya produktif yang berkelanjutan,” Harap Kastur. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page