Masih Ilegal, Menteri ESDM Dukung Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat di Blora

Avatar of Redaksi
IMG 20250503 WA0126
TATAP MUKA : Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto menemui Kementerian ESDM Bahlil Lahadalia pada momen Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar di Semarang, baru-baru ini. (Dokumen Narasumber)

Blora, Kabarterdepan.com – Pengelolaan sumur minyak rakyat skala kecil di Kabupaten Blora mendapat dukungan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, Sabtu (3/5/2025).

“Saya sudah sampaikan langsung keinginan untuk segera mengaktifkan Lapangan Gas Giyanti di Kecamatan Sambong. Pak Menteri menyatakan dukungannya, dan saya akan segera diundang ke Jakarta,” ujar Siswanto.

Pertemuan antara Siswanto dan Menteri Bahlil terjadi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar di Semarang, baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, Siswanto menyampaikan aspirasi masyarakat Blora terkait pengelolaan sumur minyak dangkal.

“Kami sampaikan bahwa Blora punya kepentingan yang sejalan dengan pemerintah pusat,” jelasnya.

Menurut Siswanto, pengelolaan sumur minyak rakyat menyentuh tiga kepentingan utama: nasional untuk meningkatkan lifting minyak, daerah untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD), dan masyarakat demi kesejahteraan ekonomi warga.

Selama ini, aktivitas pengeboran minyak skala kecil masih tergolong ilegal. Namun, pemerintah melalui Kementerian ESDM berencana menerbitkan regulasi agar kegiatan tersebut memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kementerian ESDM menilai, meskipun masih ilegal, aktivitas pengeboran sumur minyak dangkal tetap berlangsung karena memberi manfaat ekonomi nyata bagi warga,” katanya.

Rencananya, sambung Siswanto, Kementerian ESDM akan segera menyusun Peraturan Menteri (Permen) agar aktivitas ini memiliki kepastian hukum di Kabupaten Blora.

“Pesan Pak Menteri, sumur-sumur kecil yang bisa dikelola oleh BUMD, koperasi, UMKM, hingga masyarakat harus diserahkan ke rakyat. Pemerintah daerah dan masyarakat harus mendapatkan manfaat sebesar-besarnya,” tutup Siswanto. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page