
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Frensend, sosok inspiratif dibalik Duta GenRe Kota Mojokerto 2025 yang memenangkan Gelar Atribut Duta GenRe Persahabatan. Lahir di Singkawang, Kalimantan Barat, pada 23 Oktober 2007, Frensend adalah anak pertama dari dua bersaudara dalam keluarganya.
Berasal dari latar belakang keluarga yang tidak memiliki pengalaman di bidang public speaking, Frensend justru berhasil menjadi pelopor perubahan, menjadi anggota keluarga pertamanya yang berani terjun menjadi Duta Generasi Berencana (GenRe).
Siapa sebenarnya Frensend? Yuk, kita kenalan lebih dekat!
Aktif Lewat Organisasi
Frensend mengawali pendidikannya di TK Katolik Wijana Sejati (2013/2014), kemudian melanjutkan ke SDK Wijana Sejati (2014–2020), SMPK Santo Yusup (2020–2023), dan kini menempuh pendidikan di SMAK Santo Thomas Aquino Kota Mojokerto sejak 2023. Meski tidak sering mengikuti perlombaan, Frensend pernah menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali emas dalam OSN Matematika saat kelas 3 SMP.
Aktif di berbagai organisasi, seperti PIK-R dan koperasi siswa di sekolah, Frensend juga terus mengembangkan diri di luar akademik. Dalam waktu senggang, ia mengisi hari-harinya dengan membaca komik dan mendengarkan musik, dua hal sederhana yang membantunya tetap waras di tengah kesibukan.
Perjalanan Menjadi Duta GenRe
Perjalanan Frensend di dunia GenRe tidak semulus yang dibayangkan. Pertama kali ikut seleksi saat kelas 10 atas dorongan kepala sekolah, Frensend sempat gagal di tahap seleksi kota. Namun, kegagalan tersebut justru menjadi titik balik yang memperkuat tekadnya untuk mencoba lagi.
Pada tahun berikutnya, setelah lebih memahami visi dan misi GenRe, Frensend kembali mengikuti seleksi dan akhirnya berhasil lolos hingga tingkat kota pada 29 September 2024.
Proses selesi duta GenRe dimulai dari tingkat sekolah, pihak GenRe akan datang ke sekolah sekolah untuk roadshow dan sekaligus menyeleksi calon calon duta GenRe pada sekolah tersebut. Hasil seleksi akan dibacakan langsung dihari yang sama. Jika lolos seleksi, calon duta GenRe akan melaju ke Tingkat kota untuk diseleksi kembali di Dinas Kesehatan Kota Mojokerto.
“Walaupun saya pernah gagal sekali, tapi hal tersebut tidak menghalangi jalan saya untuk mencoba kembali,” ungkapnya
Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat bertemu banyak teman baru dan saling bekerja sama dalam berbagai kegiatan Insan GenRe.
Pelajaran Hidup dari Duta GenRe
“Menjadi Duta GenRe, saya rasa hidup saya pelan pelan mulai mengalami perkembangan,” ujar Frensend.
Dari yang dulu gugup berbicara di depan umum bahkan memegang mic, kini ia semakin percaya diri berbicara di hadapan banyak orang. Tidak hanya itu, ia juga memperluas jaringan pertemanan dan menambah banyak pengalaman berharga.
Sumber Inspirasi
Inspirasi Frensend untuk menjadi Duta GenRe datang dari sosok Kurnia Tri Mukti, kakak kelas yang pernah menjadi Duta GenRe tahun 2022. Dukungan kuat juga datang dari kepala sekolah dan kedua orang tuanya.
“Saya merasa tertarik setelah melihatnya menginspirasi, mengedukasi orang orang serta pandai dalam berbicara di depan umum. Selain dia, kepala sekolah saya serta orang tua saya juga mendukung saya untuk menjadi seorang Duta GenRe,” jelasnya.
Visi, Misi, dan Program Unggulan
Frensend membawa visi besar yaitu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mewujudkan kehidupan remaja yang sehat, berkarakter, dan berencana untuk masa depan yang lebih baik sementara misinya meliputi penerapan nilai-nilai GenRe, seperti menjauhi pernikahan dini, seks pranikah, penyalahgunaan napza, dan terorisme.
Sebagai Duta GenRe Persahabatan, Frensend belum memikirkan program khusus, namun ia memiliki ide inovatif bernama “Curhat Anonim”, sebuah program yang menyediakan ruang aman bagi siapa pun untuk berbagi cerita secara rahasia tanpa takut dihakimi.
“Aku buat program ini karena aku lihat banyak orang yang sulit atau bahkan nggak bisa mengungkapkan isi hatinya secara langsung. Entah karena takut, nggak percaya diri, atau nggak tahu harus cerita ke siapa,” katanya.
Program tersebut menggunakan platform seperti NGL sehingga orang dapat mengirim cerita secara anonim karena tidak perlu menuliskan nama jadi tidak ada yang akan mengenali. Nantinya, cerita-cerita itu bisa dijadikan bahan refleksi dan diskusi.
“Harapannya, program ini bisa jadi ruang aman buat siapa aja yang butuh didengar tanpa harus merasa terbebani,” ujarnya.
Peduli Isu Kesehatan Mental
Bagi Frensend, isu kesehatan mental menjadi perhatian utama. Ia melihat bahwa tekanan dari lingkungan sosial, pendidikan, dan keluarga menjadi faktor risiko besar bagi remaja masa kini. Dengan tekad kuat, ia berkomitmen untuk terus mengedukasi dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan mental di kalangan generasi muda.
“Sebagai Duta GenRe, saya berencana untuk terus mengedukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, dan mengajak teman-teman untuk lebih peduli terhadap diri sendiri dan orang di sekitar, agar tercipta generasi muda yang lebih sehat, kuat, dan berdaya,” pungkasnya.
Harapan untuk Masa Depan
Frensend ingin Indonesia, dimulai dari Kota Mojokerto terbebas dari pernikahan dini, seks pra nikah, NAPZA, terorisme, dan masalah kesehatan remaja maupun isu isu remaja lainnya.
Tentang Duta GenRe
Program Duta GenRe (Generasi Berencana) merupakan bagian dari inisiatif nasional yang digagas oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Program ini bertujuan untuk mencetak remaja yang mampu menjadi teladan dalam penerapan pola hidup sehat, produktif, serta memiliki perencanaan masa depan yang matang.
Duta GenRe dipilih melalui seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Mereka diharapkan mampu mengedukasi teman sebaya terkait pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga, kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, serta bahaya seks bebas dan HIV/AIDS.
Sebagai Duta GenRe, remaja terpilih bertugas untuk menjadi role model dalam menerapkan pola hidup sehat, menghindari perilaku berisiko seperti seks bebas, penyalahgunaan narkoba, serta mengampanyekan pentingnya perencanaan pendidikan, karier, dan keluarga.
Dengan membawa semangat perubahan, Duta GenRe berkomitmen menjadi motor penggerak lahirnya Generasi Emas 2045, selaras dengan visi Indonesia untuk menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. (Tim Redaksi)
