Donglong Textile Siap Serap 8.000 Tenaga Kerja di Sragen, Prioritaskan Warga Lokal

Avatar of Redaksi
IMG 20250428 WA0067
POTRET: Lokasi PT Donglong Textile di desa Plumbon Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah (masrikin/kabarterdepan.com)

Sragen, kabarterdepan.com – Investasi di Kabupaten Sragen terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah perusahaan besar mulai menanamkan modalnya di Bumi Sukowati, termasuk PT Donglong Textile Semarang Cabang Sragen yang akan segera membuka lowongan kerja untuk sekitar 8.000 orang.

Perusahaan manufaktur tekstil ini tengah bersiap memulai produksi pada tahun 2025 kedepan di pabrik barunya yang berlokasi di Desa Plumbon, Kecamatan Sambungmacan, Sragen. Open recruitment akan dilakukan dalam waktu dekat, menyasar berbagai kalangan dengan syarat yang relatif mudah.

“Lowongan ini terbuka untuk siapa saja. Semua yang memenuhi kriteria memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi,” ujar Manager General Affair PT Donglong Textile Cabang Sragen, Seno Nugroho, Senin (28/4/2025).

Menurut Seno, pelamar cukup memiliki ijazah minimal Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan berusia maksimal 40 tahun. Bahkan, pencari kerja tanpa pengalaman kerja tetap berpeluang untuk diterima.

“Lulusan SMA/SMK tahun ini bisa mendaftar, asal bersedia mengikuti pelatihan yang kami siapkan. Kami memprioritaskan tenaga kerja lokal dari Kabupaten Sragen,” jelasnya.

Sebagai perusahaan baru, kebutuhan tenaga kerja meliputi Staff Export Impor, HRD, Supervisor HSE/K3, Accaunting, QA, Translator bahasa mandarin, admin hingga Scurity.

“Kebutuhan yang terbanyak ada di bidang produksi, seperti Operator Sewing, Packing, QC, Down Filling dan Operator Button,” jelasnya.

Kabar dibukanya lowongan kerja oleh PT Donglong Textile disambut positif oleh para pencari kerja di Sragen, khususnya lulusan SMK yang baru saja menamatkan pendidikan mereka.

“Informasi ini sangat membantu kami yang baru lulus. Kami jadi tidak perlu merantau jauh untuk mencari pekerjaan,” ungkap Verlita, lulusan SMK di Kecamatan Mondokan.

Gilang, pencari kerja lainnya, juga menyambut gembira kabar tersebut. Ia bahkan tengah mempersiapkan berkas administrasi, termasuk pembuatan KTP melalui program perekaman e-KTP Disdukcapil Sragen yang digelar secara jemput bola di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan.

Sebagai informasi, PT Donglong Textile merupakan perusahaan asal Shanghai, Tiongkok, yang bergerak di bidang produksi pakaian musim dingin dan tekstil rumah tangga untuk keperluan ekspor. Sebelum berekspansi ke Indonesia, perusahaan ini telah membuka dua cabang di Myanmar.

“Setelah sukses di Kabupaten Jepara PT Donglong Textile memilih Kabupaten Sragen sebagai lokasi investasi,” ujar Wakil CEO Mr. Xun Lei melalui penerjemah Reni Adelina dalam pernyataan pada 26 April 2024 lalu.

Ia juga memastikan bahwa pabrik di Sragen akan menerapkan sistem produksi ramah lingkungan.

“Pabrik ini hanya mengolah bahan setengah jadi menjadi produk jadi. Tidak ada polusi yang membahayakan masyarakat sekitar. Kami akan tetap mematuhi seluruh peraturan yang berlaku di Indonesia,” tegasnya.

IMG 20250428 WA0066
Tenaga kerja PT. Donglong Textile Semarang yang sudah beroperasi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (masrikin/kabarterdepan.com)

Komitmen Pemkab Dorong Iklim Investasi di Sragen

Disisi lain, Pemerintah Kabupaten Sragen terus mendorong pertumbuhan iklim investasi melalui kolaborasi antara Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan investasi yang ramah dan kompetitif, tak hanya bagi perusahaan besar, tetapi juga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Peningkatan investasi di Sragen tak melulu datang dari korporasi besar. UMKM lokal juga kami dorong karena perannya sangat penting dalam menurunkan angka pengangguran dan menanggulangi kemiskinan,” ujar Kepala DPMPTSP Kabupaten Sragen, Dwi Agus Prasetyo, Senin (28/4/2025).

Menurut Dwi Agus, kolaborasi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci untuk menjadikan Sragen sebagai salah satu kawasan unggulan investasi di Jawa Tengah. Ia juga menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyatakan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Ia menilai, arus investasi yang sehat bisa menjadi penggerak utama roda perekonomian daerah.

“Pengurusan perizinan investasi di Sragen mudah, terbuka, dan didukung dengan tenaga kerja yang kompetitif. Pemkab juga siap memfasilitasi jika ada kendala di lapangan,” ujar Sigit.

Ia menambahkan, komitmen pemerintah daerah terhadap kemudahan berusaha merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing daerah. (Masrikin).

Responsive Images

You cannot copy content of this page