Wujudkan Kota Bebas Narkoba, Wali Kota Mojokerto Gencarkan Edukasi Bagi Pemuda

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 04 24 at 18.12.11 833232e0
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pemuda dari berbagai penjuru Kota Mojokerto. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Mojokerto menegaskan komitmennya dalam mewujudkan generasi muda yang sehat dan bebas narkoba melalui kegiatan bertajuk Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi Pemuda di Ruang Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Kamis (24/4/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan pelajar, mahasiswa, serta anggota organisasi kepemudaan dari berbagai penjuru Kota Mojokerto. Para peserta mendapatkan pengetahuan mendalam terkait bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampak negatifnya terhadap masa depan individu, keluarga, dan bangsa.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita menekankan pentingnya penyuluhan bahaya narkoba dilakukan secara rutin dan meluas. Ia mengingatkan bahwa pemuda memiliki peran sentral sebagai penerus bangsa.

“Sosialisasi seperti ini akan terus kita lakukan, tidak hanya satu dua kali, tidak hanya mengundang ke balai kota, tapi juga dengan turun langsung ke sekolah-sekolah, bersinergi dengan BNN, Kepolisian, dan dalam kegiatan PSN,” kata Ning Ita.

Lebih lanjut, Ning Ita menekankan perlunya kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman narkoba, yang tidak hanya menyasar kalangan muda tetapi juga berbagai kelompok usia lainnya.

“Kalau kalian tahu narkoba itu berbahaya, maka tidak perlu dicoba. Jangan pernah penasaran. Sekali mencoba, kalian bisa kecanduan. Kalau sudah kecanduan, kalian harus menjalani rehabilitasi, dan itu akan mengganggu pendidikan serta hubungan kalian dengan keluarga. Maka cukup pahami, sadari, dan hindari,” tegasnya.

Selain itu, telah dibentuk kader sebaya anti narkoba di sekolah-sekolah dan pengembangan Kampung Bersinar (Kampung Bersih Narkoba) yang sudah berjalan di 18 kelurahan se-Kota Mojokerto.

Dengan kolaborasi erat antara pemuda, pemerintah, dan masyarakat, Ning Ita optimistis bahwa Mojokerto bisa menjadi kota yang bersih dari narkoba. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page