Terobosan Kreatif Buleleng, Sampah Plastik Jadi Berkah

Avatar of Redaksi

 

IMG 20250422 WA0005
Program “Bazar Butik” atau “Buah dari Sampah Plastik” oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Senin (21/2/2025). (Humas Pemkab Buleleng to kabarterdepan.com). 

Singaraja, kabarterdepan.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng , Bali, menunjukkan inovasi dalam pengelolaan sampah dengan program “Bazar Butik” atau “Buah dari Sampah Plastik”.

Program unik ini berhasil mengumpulkan 13 ton sampah anorganik dalam enam bulan terakhir, mencegahnya berakhir di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA).

Inisiatif ini merupakan bagian dari sistem Bank Sampah Unit (BSU) yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari instansi pemerintah hingga lembaga pendidikan. Masyarakat dan pegawai aktif menabung sampah anorganik, terutama plastik, yang kemudian dikonversikan menjadi tabungan uang sehingga menjadi berkah.

Sekretaris DLH Buleleng, Kadek Agus Hartika, mengungkapkan bahwa total nilai sampah yang terkumpul mencapai hampir Rp25 juta. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membeli buah-buahan yang dibagikan kepada para penabung menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Ini adalah wujud apresiasi kami sekaligus edukasi bahwa sampah plastik memiliki nilai ekonomi,” ujar Agus Hartika di sela-sela kegiatan Bazar Butik, Senin (21/2/2025).

Ia menambahkan bahwa program ini mengusung prinsip ekonomi sirkular, di mana sampah tidak hanya menjadi masalah, tetapi juga sumber manfaat.
Dalam kegiatan Bazar Butik, DLH Buleleng juga menggandeng berbagai pihak seperti HIPMI Buleleng dan relawan untuk membagikan 400 paket sembako kepada petugas kebersihan. Penghargaan juga diberikan kepada penabung sampah terbanyak dari Bank Sampah “Bima Resik”.

Menariknya, seluruh kegiatan ini didanai sepenuhnya dari hasil tabungan sampah.

Program serupa juga mulai diterapkan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, menunjukkan semangat kolektif dalam pengelolaan sampah di Buleleng. DLH Buleleng berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh dan budaya baru yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (Wij)

Responsive Images

You cannot copy content of this page