
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Lapas Kelas IIB Mojokerto menunjukkan wajah pembinaan yang lebih humanis dan menyeluruh dengan menggelar kegiatan senam pagi bersama warga binaan, Jumat (18/4/2025). Kegiatan yang diprakarsai oleh jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) ini menjadi bagian dari upaya membangun kebugaran fisik sekaligus mempererat interaksi positif antara petugas dan warga binaan.
Senam bersama ini bukan sekadar rutinitas fisik. Di balik gerakan-gerakan sederhana yang dilakukan di halaman Lapas, ada semangat untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, harmonis, dan penuh semangat kebersamaan.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembinaan holistik yang terus dikembangkan.
“Senam ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan warga binaan. Tubuh yang sehat mendukung proses pembinaan mental dan spiritual yang sedang dijalani, sekaligus menciptakan suasana lapas yang lebih positif dan kondusif,” ungkapnya.
Para warga binaan pun mengikuti senam dengan antusias. Aktivitas fisik bersama ini dianggap menyegarkan dan menjadi selingan menyenangkan di tengah rutinitas harian, sekaligus mengingatkan pentingnya gaya hidup sehat.
Kegiatan seperti ini sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang menempatkan pembinaan sebagai fondasi utama. Bukan hanya mempersiapkan warga binaan secara mental dan spiritual, tetapi juga secara fisik, agar ketika kembali ke tengah masyarakat, mereka bisa tampil lebih sehat, percaya diri, dan siap berkontribusi.
Lapas Mojokerto berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan pembinaan menyeluruh yang tidak hanya fokus pada hukuman, tetapi juga membuka jalan bagi perubahan positif. (Riris*)
