Hadirkan Busyro Muqoddas, Mahasiswa IMM Kota Surabaya Gelar Panggung Rakyat Tolak PSN SWL Kenjeran

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250411 104443
Panggung Rakyat yang digelar PC IMM Kota Surabaya. (Yogaraksa Ananta/kabarterdepan.com) 

Surabaya, kabarterdepan.com- Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surabaya menggelar panggung rakyat sebagai penolakan Proyek Strategis Nasional Surabaya Waterfont Land (PSN SWL), Kamis (10/4/2025).

Kegiatan itu digelar dengan menggandeng Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, dan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah yang melakukan agenda dengan tajuk “Kuliah Bersama Rakyat Pesisir Surabaya dan Panggung Rakyat: Tolak PSN SWL Bukan Untuk Rakyat”.

Acara ini merupakan upaya lanjutan untuk menolak Proyek PSN SWL yang ada pada daerah pesisir di Kenjeran Surabaya. PT. Granting Jaya merupakan pihak pengembang dari proyek ini.

Masyarakat pesisir daerah Kenjeran turut meramaikan acara tersebut. Ada sejumlah tokoh Nasioanl dan tokoh penting yang menghadiri, diantaranya Busyro Muqoddas (Ketua PP Muhammadiyah), Trisno Raharjo (Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah), Ridho Al-Hamdi, (Ketua LHKP PP Muhammadiyah) dan  Heroe Budiarto, (Koordinator Forum Masyarakat Madani dan Maritim).

Turut hadir pula, Muhammad Ridlwan,(Ketua PDM Kota Surabaya), Satria Unggul (Direktur PUSAD UM Surabaya), Ramadhani Jaka Samudra,  (Ketua Majelis Lingkungan Hidup PDM Surabaya) dan Erfanda Andi (Ketua Umum PC IMM Kota Surabaya).

Acara ini merupakan sejumlah rangkaian keseriusan PC IMM Kota Surabaya dan warga pesisir untuk mengawal proses penolakan PSN SWL.

Adapun dalam acara ini diikuti oleh puluhan masyarakat dan sejumlah mahasiswa, terlihat begitu antusias ketika mendengarkan kuliah bersama dari para narasumber.

Para narasumber yang hadir menyampaikan pendapat unuk menolak adanya PSN SWL.
Busyro Muqoddas, Ketua PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa, PSN SWL merupakan proyek yang berujung pada penderitaan rakyat.

“Saya sedikit cerita, di KPK proyek reklamasi sudah banyak terbukti korupsi, yang merugikan negara yang itu milik rakyat, maka dari itu harus tegas.” Ujar pria yang pernah menjadi Ketua KPK.

Lanjut, Satria Unggul, Ketua PUSAD UM Surabaya, menyampaikan proyek reklamasi PSN SWL tidak sesuai dengan amanat konstitusi.

“Warga yang mempertahankan wilayahnya dari segala bentuk kerusakan SDA tidak boleh diserang, jangan mau di pecah belah,” tandasnya.

Lanjutnya, Heroe Budiarto, Koordinator FMMM menyampaikan bahwa proyek PSN SWL akan membuat masyarakat tidak sejahtera secara ekonomi, dan ia berterimakasih kepada elemen organisasi otonom Muhammadiyah yang turut membersamai proses penolakan PSN SWL.

Roichan Choiron sebagai Ketua Pelaksana menyampaikan urgensi dan tujuan diadakannya acara kuliah bersama dan panggung rakyat ini ialah untuk melakukan upaya solidaritas antara IMM Kota Surabaya dan masyarakat untuk menolak PSN SWL secara berkelanjutan.

Tak cuma acara seremonial, ada juga panggung rakyat melalui pentas seni dan bazzar rakyat, yang diikuti oleh masyarakat dan mahasiswa.
“terkait adanya bazzar ini, dapat memberikan wadah bagi teman-teman yang ingin untuk belajar dan praktek langsung, saya terus terang mengapresiasi,” ujar Ababil Firdaus.

Adapun pentas seni yang ditampilkan seperi orasi, teatrikal, akuistik dan puisi. Musisi Tanasaghara juga turut menyumbang karya musiknya melalui sejumlah lagu.

Ketua Umum PC IMM Kota Surabaya, Erfanda Andi Mada Arectya mengimbuhkan bahwa PC IMM Kota Surabaya akan terus bersama rakyat. “Kita akan terus melakukan kegiatan bersama masyarakat terkait isu-isu lokal yang ada di Surabaya,” Tegasnya.

Acara yang diadakan di SD Muhammadiyah 9 Surabaya ini, berjalan dari pukul 15.00 sampai pukul 22.00. Terlihat masyarakat dan mahasiswa antusias menyambutnya. (Yogaraksa Ananta)

Responsive Images

You cannot copy content of this page