Bupati Tabanan Prioritaskan Pengisian Kekosongan Kepala Sekolah

Avatar of Redaksi
IMG 20250409 WA0081
Kekosongan jabatan kepala sekolah menjadi perhatian Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. (Pemkab Tabanan for kabarterdepan.com)

Tabanan, kabarterdepan.com – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, memberikan perhatian serius pada bidang pendidikan. Ia memerintahkan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan untuk mempercepat pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah yang terjadi di berbagai jenjang pendidikan.

Perintah ini dikeluarkan untuk memastikan kualitas layanan pendidikan di Tabanan, Bali, tetap terjaga optimal.

Bupati Sanjaya mengungkapkan bahwa instruksi ini sebenarnya telah lama diberikan, namun implementasinya sempat tertunda akibat pelaksanaan Pemilu. Ia menegaskan bahwa kepala sekolah memegang peranan krusial sebagai garda terdepan dalam manajemen pendidikan.

“Saya minta Dinas Pendidikan segera bergerak cepat mengisi kekosongan ini,” ujarnya, Rabu (9/4/2025).

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, menyatakan bahwa pihaknya telah memulai proses pengisian kepala sekolah untuk tingkat TK, SD, hingga SMP.

Ia menjelaskan bahwa penundaan sebelumnya disebabkan oleh Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang mengatur penundaan mutasi kepala sekolah dan pengawas selama masa Pemilu.

Ngurah Darma Utama menambahkan bahwa saat ini proses pengajuan nama-nama calon kepala sekolah yang telah mendaftar sedang berjalan dan diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu bulan.

Ia juga menyoroti adanya perubahan regulasi, di mana proses pengisian kepala sekolah kini melibatkan persetujuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).

“Kami sudah memulai proses pendaftaran dan seleksi. Setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dikdasmen, nama-nama calon akan diajukan kepada Bupati melalui BKSDM untuk ditetapkan,” katanya.

Data dari Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa terdapat 4 pendaftar untuk posisi kepala sekolah TK, 65 pendaftar untuk SD, dan 49 pendaftar untuk SMP. Sementara itu, jumlah total satuan pendidikan di Tabanan adalah 11 TK, 285 SD, dan 38 SMP.

Meskipun terdapat kekosongan, Ngurah Darma Utama meyakinkan bahwa jumlahnya tidak sebanyak jumlah sekolah yang ada dan tidak akan mengganggu kelancaran proses pembelajaran di Tabanan. (WIJ)

Responsive Images

You cannot copy content of this page