Back to Reality, 5 Hal yang Bikin Kaget Anak Kos Setelah Libur Lebaran

Avatar of Redaksi
istockphoto 1369314103 612x612 1
Ilustrasi kamar kos. (iStock / Kabarterdepan.com)

Life Style, Kabarterdepan.com – Libur Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti oleh para perantau, termasuk anak kos. Pulang ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga, menikmati masakan rumahan, serta terlepas sementara dari rutinitas adalah bentuk rehat yang sangat berharga. Namun, setelah masa libur usai dan kembali ke kos, realitas yang dihadapi sering kali tidak semanis suasana Idulfitri.

Berikut adalah beberapa hal yang sering membuat anak kos terkaget-kaget setelah libur Lebaran.

Kondisi Kamar Kos yang Tidak Terawat

Setelah ditinggal selama beberapa minggu, kamar kos seringkali berubah drastis. Bau apek, debu yang menumpuk, bahkan kadang ada serangga kecil yang mulai bermunculan. Apalagi jika sebelum mudik tidak sempat membersihkan kamar atau membuang sampah, bisa-bisa disambut dengan aroma tak sedap atau bahkan kerusakan kecil akibat lembap.

Keuangan Mulai Menipis

Libur Lebaran identik dengan pengeluaran ekstra: mulai dari ongkos mudik, membeli oleh-oleh, hingga uang saku untuk keponakan dan saudara. Tidak jarang, THR atau tabungan yang dikumpulkan sejak jauh hari habis lebih cepat dari yang diperkirakan. Ketika kembali ke kota perantauan, realita keuangan yang menipis bisa menjadi tantangan tersendiri.

Stok Makanan dan Perlengkapan Kosong

Kembali ke kos berarti kembali mengurus semua sendiri termasuk kebutuhan sehari-hari. Saat baru tiba, biasanya stok makanan dan perlengkapan mandi habis total. Belanja kebutuhan pokok jadi agenda pertama, padahal badan belum sepenuhnya kembali bugar setelah perjalanan jauh.

Tagihan yang Menanti

Listrik, air, internet, bahkan iuran kos seringkali tetap berjalan meskipun penghuninya pulang kampung. Jika lupa membayar sebelum pergi, bisa saja saat kembali langsung disambut dengan tagihan atau bahkan layanan yang terputus. Ini sering membuat anak kos merasa kewalahan di minggu pertama kepulangan.

Tugas dan Aktivitas Menumpuk

Meski libur sudah usai, tanggung jawab tetap menanti. Bagi mahasiswa, tugas kuliah yang sempat tertunda kini datang bersamaan. Bagi pekerja, tumpukan pekerjaan mungkin sudah menanti sejak hari pertama masuk. Tekanan ini sering membuat transisi dari suasana liburan ke rutinitas harian terasa berat.

Momen kembali ke kos setelah libur Lebaran bisa menjadi masa transisi yang tidak mudah. Namun, di balik segala kejutan dan ketidaknyamanan itu, ada ruang untuk belajar kembali menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page