
Bantul, Kabarterdepan.com — Kunjungan wisatawan saat libur lebaran di Kabupaten Bantul mengalami penurunan.
Hal tersebut dirasakan, terutama pada destinasi pantai yang cukup berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hingga Jumat (5/4/2025) jumlah kunjungan di destinasi ke pantai selatan Bantul mencapai 94,7 ribu wisatawan.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi menyampaikan jika penurunan kunjungan jika dibandingkan tahun lalu
“Tahun ini (periode libur lebaran) turun 24 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” katanya pada Sabtu (5/4/2025).
Sedangkan tahun ini Ia menyampaikan jika target PAD tahun ini sebesar Rp49 Miliar.
Ia menyampaikan dua faktor utama menjadi penyebab turunnya jumlah wisatawan ke Bumi Projotamansari.
Hal yang menjadi penyebab tersebut antara lain turunnya daya beli masyarakat dan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan kondisi cuaca ekstrim.
Penurunan PAD disebutnya akan berpengaruh terhadap keberlangsungan pembangunan daerah. “(penurunan wisatawan) ini tentu akan berpengaruh kepada pendapatan daerah yang digunakan untuk melaksanakan pembangunan tertentu,” katanya.
Ia menyampaikan pemerintah daerah perlu berinisiatif untuk menciptakan pemasukan daerah dari sektor lainnya. (Hadid Husaini)
