
Life Style, Kabarterdepan.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, aktivitas belanja masyarakat Indonesia untuk memenuhi berbagai kebutuhan Lebaran meningkat. Survei terbaru di berbagai marketplace mengungkapkan peningkatan tren belanja di beberapa kategori barang yang paling diminati selama bulan Ramadan di antaranya:
1. Pakaian
Membeli pakaian baru merupakan tradisi yang melekat saat Lebaran. Survei YouGov menunjukkan bahwa 79% masyarakat berencana menggunakan Tunjangan Hari Raya (THR) mereka untuk membeli pakaian, menjadikannya kategori teratas dalam daftar belanja. Selain itu, alas kaki juga menjadi pilihan populer masyarakat dengan persentase 38%.
2. Makanan dan Minuman untuk Hampers
Kebutuhan akan bahan makanan untuk persiapan hidangan Lebaran meningkat signifikan. Sebanyak 71% masyarakat dalam survei yang sama merencanakan pembelian di kategori ini. Kue kering dan hampers juga diminati, dengan 52% masyarakat memilihnya sebagai bagian dari persiapan Lebaran.
3. Produk Skincare dan Make Up
Keinginan untuk tampil cantik dan tampan selama perayaan Lebaran mendorong hampir 43% masyarakat membeli produk skincare, bodycare hingga make up.
4. Peralatan Rumah Tangga dan Elektronik
Momentum Lebaran dimanfaatkan untuk memperbarui peralatan rumah tangga dan elektronik. Survei GoodStats mencatat bahwa mayoritas 74% masyarakat memilih e-commerce sebagai kanal utama untuk berbelanja elektronik selama Ramadan dan Lebaran.
5. Perlengkapan Ibadah
Menjelang Idul Fitri, permintaan akan perlengkapan ibadah seperti mukena dan sarung meningkat. Data dari Tokopedia dan TikTok Shop menunjukkan lonjakan permintaan untuk produk-produk ini selama waktu sahur.
Fenomena ‘Lebaran Sale’ di berbagai marketplace turut mendorong peningkatan penjualan. Diskon besar, promo gratis ongkir, dan penawaran bundling menarik menjadi strategi efektif dalam menarik minat konsumen. Program seperti Shopee Big Ramadan Sale 2025 yang berlangsung dari 25 Februari-31 Maret 2025 menawarkan promo Ramadan terbesar se-Indonesia memberikan kesempatan bagi UMKM dan brand lokal untuk bersinar.
Tren belanja online semakin dominan, dengan platform seperti Shopee (83%) dan Tokopedia (41%) menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan Ramadan dan Lebaran. Social commerce seperti TikTok Shop juga menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan 25% konsumen memilih platform ini karena menawarkan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan menarik.
Selain itu, perubahan pola belanja terlihat dari preferensi waktu berbelanja. Banyak konsumen memilih berbelanja saat sahur, dengan nilai transaksi di Tokopedia dan TikTok Shop naik hingga 10,5 kali lipat pada jam-jam tersebut.
Secara keseluruhan, kombinasi antara kebutuhan, strategi pemasaran dan kemudahan berbelanja online menjadikan periode sebelum Lebaran sebagai puncak aktivitas belanja di Indonesia. (Riris*)
