
Mandailing Natal, kabarterdepan.com- Meski dalam kondisi cuaca diguyur hujan tak menyurutkan semangat masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam menyemarakkan kemeriahan Idulfitri 1446 Hijriah.
Dengan menggunakan berbagai kendaraan, mulai dari truk, mobil bak terbuka hingga mobil pribadi, masyarakat bertakbiran mengitari ibu kota Madina.
Dengan ditandai pengibaran bendera, takbiran keliling yang dilepas secara langsung oleh Bupati Madina Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utami Nasution serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah(Forkopimda) dipelataran Parkir Mesjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Panyabungan, Minggu (30/3/2025).
Terlihat hadir Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Madina Alamulhaq Daulay, Ketua TP PKK Ny Yupro Astuti Saipullah Nasution, serta para asisten dan kepala OPD.
Bupati menyampaikan, umat islam telah menyelesaikan Ramadan dan saatnya merayakan hari kemenangan, Idulfitri.
“Semoga kita termasuk hamba-hamba yang menang,” ucapnya.
Bupati Saipullah berpesan agar pawai takbir berlangsung tertib dan mengimbau masyarakat untuk menjaga toleransi saat merayakan Idulfitri.
“Mudah-mudahan ibadah kita diterima Allah dengan baik,” katanya penuh harap.
Sementara itu Kapolres Madina Arie Sopandi mengingatkan agar pengemudi dan masyarakat berhati-hati saat pawai.
“Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, terutama buat adik-adik yang ada di truk bak terbuka,” imbau Kapolres Madina.
Dia juga menekankan agar tidak terjadi lempar-lemparan antar masyarakat yang turut dalam barisan dengan warga yang ada di pinggir jalan.
“Kalau ada ketahuan yang membuat onar, itu akan kami usut dan tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas AKBP Arie.
Alunan takbir bergema membuat masyarakat larut di tengah hujan deras yang mengguyur kabupaten ini sejak siang tadi. Bupati dan wakil bupati serta kapolres pun turut serta dalam barisan.
Adapun rute yang dilewati adalah jalan protokol dari Masjid Agung sampai Simpang Ladang Sari. Kemudian mengambil jalan Jenderal Abdul Haris Nasution dan kembali ke Jl. Willem Iskander di Simpang STAIN menuju titik awal. (Suhartono)
