
Yogyakarta, kabarteedepan.com- PSIM Yogyakarta berencana mencari lokasi kandang yang nantinya akan dipakai dalam gelaran Liga 1 musim 2025/2026.
Pasalnya saat ini Stadion Mandala Krida sebagai kandang PSIM dinilai belum memenuhi standar untuk menggelar pertandingan.
Salah satu yang dijadikan opsi oleh manajemen PSIM adalah Stadion Sultan Agung (SSA) yang ada di Kabupaten Bantul.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan bahwa pihaknya tidak melarang jika ada tim dari luar bantul untuk menggunakan Stadion SSA. Kendati begitu pihaknya ingin memastikan terlebih dahulu bahwa stadion tersebut bisa digunakan dalam kondisi aman.
“Ya yang pertama safety and security, first keamanan dan kenyaman ini perlu didahulukan. Kami tidak ingin adanya satupun korban dalam pagelaran pertandingan sepakbola,” katanya saat ditemui pada Senin (24/3/2025).
Ia menyampaikan jika Pemkab Bantul saat ini tengah melakukan asesmen terkait kelayakan pemanfaatan SSA. Pasalnya stadion tersebut memiliki konstruksi yang tidak muda lagi sehingga menjadi pertimbangan untuk menggelar pertandingan sepakbola.
“Sedang kita review kembali, kita teliti karena ini konstruksinya cukup tua sementara lapangan yang lain di luar kabupaten bantul alam renovasi. Bukan kita larang pertandingan sepak bola, kita pertimbangkan keamanan,” katanya.
Ia tidak ingin jika kedepan jika dipaksakan untuk digunakan menyelenggarakan pertandingan dengan jumlah penonton suporter yang datang akan berdampak pada keselamatan yang membuat pihak terkait menjadi sorotan.
Ia menyampaikan jika Pemkab tidak ingin salah langkah dengan selalu memprioritaskan keamanan baik kepada suporter yang datang dari luar maupun warga Bantul secara khusus.
“Tentu saja para suporter yang masuk di Kabupaten Bantul turut menjaga keselamatan masyarakat. Karena dalam beberapa waktu terakhir Bantul sering menjadi korban dari adanya kejadian seperti,” katanya. (Hadid Husaini)
