
Grobogan, kabarterdepan.com – Kondisi jalan rusak dan berkubang dipenuhi air memaksa warga Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, melakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalan, Minggu (23/3/2025) pagi.
Aksi spontan yang dilakukan warga itu diduga sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah desa Sembungharjo yang tidak kunjung memperbaiki jalan antar dusun tersebut.
Dari pantauan media ini, selain menanam pohon pisang di tengah kubangan, warga juga membentangkan spanduk untuk mengkritik kepemimpinan Kepala Desa Sembungharjo.
“Bengkok Deso Nengndi Kok Dalane Kayak Ngene (Bengkok desa kemana, kok jalan seperti ini),” kutipan kata dari spanduk yang dibentang warga setempat.
Aksi protes yang dilakukan puluhan warga Srmbungharjo saat ini menjadi viral di beberapa sosial media (sosmed) di Kabupaten Grobogan.
Sementara Kepala Desa (kades) Sembungharjo, Darsono membenarkan jika hari ini telah terjadi aksi protes warga lantaran jalan antar dusun belum diperbaiki oleh Pemerintah Desa. Kades Darsono juga menyatakan jika jalan yang diprotes warga merupakan akses jalan desa.
“Ya, jalan desa pak. Niku,” katanya, saat dikonfirmasi kabarterdepan.com melalui pesan singkat whatshapp Minggu (23/3/2025) siang
Dikatakan, perbaikan sudah direncanakan. Namun, saat ini baru dibelanjakan material padas batu (dastu) untuk tahap awal memperbaiki jalan.
“Nembe diblanjake dastu pak kersane (niatnya baru dibelanjakan dastu pak),” imbuhnya Kades.
Darsono yang diketahui menjabat kepala desa dua periode ini menyatakan jika jalan tersebut sudah mulai diperbaiki, dimulai dari sebelah utara jalan menuju ke arah selatan jalan.
“Nembe dicicil saking ler cor e,(Pengecoran lagi dicicil dari arah utara),” pungkasnya. (Masrikin)
