Pasar Murah Ramadan Berkah, Tekan Laju Inflasi Jelang Lebaran di Mojokerto

Avatar of Lintang
IMG 20250321 WA0087
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra didampingi wakilnya M. Rizal Oktavian meninjau Pasar Murah Ramadan Berkah. (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Dalam rangka menekan laju inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto kembali mengadakan Pasar Murah Ramadan Berkah. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Pendopo Kecamatan Jetis, Jumat (21/3/2025).

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra yang hadir dengan didampingi wakilnya M. Rizal Oktavian, mengatakan bahwa selain bertujuan untuk menjaga kestabilan harga komoditi pangan, Pasar Murah ini juga digelar untuk menekan laju inflasi di Bumi Majapahit, yang berada di angka 0,46% pada bulan Februari.

Menurut Gus Bara, sapaan akrab Bupati Mojokerto, angka tersebut berada di posisi yang relatif aman, apalagi di tengah naiknya harga kebutuhan pokok menjelang hari besar nasional.

“Angka inflasi Kabupaten Mojokerto masih dalam kondisi aman, yaitu pada 0,46% pada bulan Februari, peningkatan harga tersebut terjadi karena banyaknya permintaan, sudah seperti biasanya kalau bulan suci Ramadan begini permintaan banyak dan bersamaan, maka ini akan bersifat temporer,” jelasnya.

Ini merupakan kali kedua kegiatan ini dilaksanakan, sebelumnya pasar murah diadakan di Pasar Raya Mojosari. Tidak hanya berfokus pada pengendalian inflasi, pasar murah ramadan berkah juga merupakan media bagi Pemkab Mojokerto untuk membantu perekonomian masyarakat di tengah tingginya harga pangan saat ini.

“Pasar murah Ramadhan berkah ini juga bertujuan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang insya Allah relatif terjangkau,” ujar Gus Bara

Pada pengaplikasiannya penyelenggaraan Pasar Murah Ramadhan Berkah yang juga merupakan agenda program 100 hari kerja Bupati Mojokerto ini, diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto dengan bersinergi dengan PT BPR Majatama Perseroda, dalam hal pemberian subsidi harga bahan pokok.

Selain menawarkan barang pokok dengan harga di bawah standar pasar, pada giat tersebut terdapat pula stan khusus yang melayani para pengusaha kecil dan mikro untuk mendaftarkan merek dagang masing-masing.

Gus Bara dan Mas Wabup (Wakil Bupati M. Rizal Oktavian) juga berkesempatan untuk menyerahkan langsung beberapa sertifikat merek kepada para pengusaha UMKM yang telah mendaftar.

Bupati Mojokerto itu menganjurkan kepada para pengusaha yang hadir agar bisa berinovasi dan meningkatkan kualitas produk demi mencapai peningkatan omset.

“Kita harus semangat untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas, harus optimis untuk bisa menembus pasar dunia, sehingga ke depan kita bisa meningkatkan omset seluruh pelaku usaha IKM dan UMKM di Kabupaten Mojokerto,” tandas Bupati Mojokerto itu. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page