
Jakarta, Kabarterdepan.com – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan hingga kini, dari 198 lokasi yang diusulkan, sudah ada 45 sekolah rakyat yang memenuhi persyaratan dan siap beroperasi.
Kemensos tengah mengkaji lahan yang diajukan untuk sekolah rakyat, termasuk menentukan mana yang perlu direvitalisasi atau direnovasi.
“Sampai sekarang kira-kira baru 45 fix yang mungkin siap untuk diselenggarakan sekolah rakyat,” ungkap Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (19/3/2025).
Sementara, Ketua Formatur Sekolah Rakyat, Muhammad Nuh, menyatakan bahwa sekolah rakyat ditargetkan mulai beroperasi saat tahun ajaran baru pada Juli 2025.
“Persiapan dari teman-teman Satgas semakin solid, semakin kompak, dan sudah semakin terarah sehingga target 1 Juli, 2 minggu sebelum pelaksanaan tahun ajaran baru, pertengahan Juli 2025, Insyaallah bisa kita siapkan dengan baik,” jelasnya.
Mulai 1 April, tim Satgas akan melakukan rekrutmen calon siswa sesuai klaster yang telah ditentukan di masing-masing daerah.
“Insyaallah mulai dari 1 April, teman-teman satgas sudah mulai melakukan rekrutmen calon-calon siswa, calon-calon murid, sesuai dengan klaster yang ada di masing-masing daerah,” tambahnya.
Sekolah rakyat ini dirancang sebagai sekolah berasrama (boarding school) yang diberikan secara gratis bagi pelajar dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. (Riris*)
