Pemkab Blora Berkomitmen Libatkan Perempuan, Kelompok Rentan dari Generasi Z Untuk Susun RKPD Tahun 2026

Avatar of Redaksi
IMG 20250313 WA0114
BERBAGI : Bupati Blora Arief Rohman memberikan bantuan kepada kelompok rentan pada Musrenbang, Kamis (13/3/2025). (Fitri/kabarterdepan.com) 

Blora, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berkomitmen akan libatkan Gen Z, perempuan hingga kelompok rentan di pembangunan daerah. Hal itu tampak pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelompok Rentan (Keren) untuk kelima kalinya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (13/3/2025).

Bupati Blora Arief Rohman menuturkan, Musrenbang kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya untuk Musrenbang yang dikhususkan untuk perempuan, lansia, anak dan difabel.

“Untuk di tahun ini Musrenbang melibatkan secara khusus generasi muda (Gen Z) Blora,” terang Bupati Blora.

Dikatakan, hal itu dilakukan bertujuan menampung aspirasi, masukan sekaligus usulan pembangunan dari Gen Z, kelompok perempuan, lansia, anak, hingga difabel untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora tahun 2026.

Ia menegaskan, ‘Blora Future Leader, Perempuan Blora Berdaya dan Ngopeni Kelompok Rentan’ ini adalah komitmen Pemkab Blora, untuk melibatkan seluruh unsur masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Kita harus memastikan bahwa pembangunan Kabupaten Blora berpihak pada semua lapisan masyarakat. Termasuk generasi muda (Gen-Z), perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” tegasnya.

Orang nomor satu di Blora itu menyampaikan beberapa hal. Diantaranya, akan terus mendukung akses pendidikan berkualitas, pelatihan keterampilan, serta peluang kerja dan wirausaha bagi generasi muda.

Selain itu, sambung Arief, Pemkab berkomitmen meningkatkan kesejahteraan perempuan melalui kebijakan yang mendukung kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta perlindungan terhadap kekerasan dan diskriminasi.

Berikut program perlindungan anak dan peningkatan layanan kesehatan serta gizi akan menjadi prioritas utama.

Mengembangkan program kesejahteraan lansia, termasuk akses layanan kesehatan yang lebih baik, ruang-ruang sosial yang ramah lansia, serta program dukungan keluarga.

Termasuk, mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas, baik dalam infrastruktur ramah difabel, akses pendidikan, pekerjaan, maupun layanan kesehatan.

Menurut Bupati Arief, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum bagi kita semua untuk membangun masa depan Blora yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Dikemukakan, Musrenbang gen-Z, Perempuan dan Kelompok Rentan merupakan salah satu dari 9 (sembilan) program prioritas yang menjadi program hasil terbaik cepat dalam 99 hari ASRI (Arief Rohman – Sri Setyorini).

Bupati Arief mengajak semua pihak untuk berkontribusi, menyampaikan aspirasi, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Blora yang lebih baik.

“Mari kita bangun Kabupaten Blora yang lebih inklusif, ramah bagi semua, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan gotong royong dan kolaborasi, saya yakin kita dapat mewujudkan Blora yang lebih maju dan sejahtera untuk semua,” pungkasnya.

Bagi masyarakat yang ingin turut andil dalam pembangunan Kabupaten Blora, lanjut Bupati Blora, bisa menyampaikan usulannya paling lambat 16 Maret 2024 pada link berikut http://s.id/usulrkpd2026

Terpisah, Ketua DPRD Blora, Mustopa mengapresiasi atas diselenggarakannya Musrenbang Gen Z, Perempuan dan Kelompok Rentan.

“Pemkab Blora memang secara khusus memprioritaskan kegiatan perempuan dan kelompok rentan,” ucapnya.

Mustofa menegaskan, acara musrenbang ini mendapatkan dukungan penuh dari DPRD Blora. Sehingga ia berharap bisa dianggarkan lebih banyak dari tahun sebelum-sebelumnya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page