
Yogyakarta, kabarterdepan.com- Yogyakarta mengalami fenomena hujan es pada Selasa sore (11/3/2025). Hal tersebut membuat jagat media sosial geger.
Hal tersebut mengagetkan sejumlah warga yang mengupdate di media sosial X.
Sebuah akun X @putri_rs17 memperlihatkan video jika terjadi rintikan hujan es dan menghujam jalanan.
“Yogya hujan es guyys, lagi ngedate sama suami malah nemu fenomena ginian, baru pertama kali lihat,” tulis akun tersebut.
Sementara itu akun @TRCBPBD DIY menyampaikan hujan es terjadi di Jalan Magelang hingga Kricak.
“Dilaporkan sore ini Selasa Pahing 11/03 seputaran jl Magelang – Kricak terjadi namanya hujan angin disertai butiran es. Dihimbau jangan dicampur sirup buah untuk berbuka, selalu waspada cuaca ekstrim,” kutip akun tersebut.
Sementara itu, berdasarkan Pusat Data Emergency Operation (PAMOR) yang diterima kabarangkringan.com menyampaikan peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY tabggal 11 Maret 2025 pada pukul 14:25 WIB, serta Update pada pukul 14:47 WIB, 15:08 WIB dan 16:19 WIB.
Data Hujan Sedang hingga Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang, dapat melanda di seluruh wilayah DIY.
Berdasarkan hasil laporan yang masuk ke Pusdalops BPBD DIY, terjadi hujan es di beberapa Kapanewon di Kabupaten Sleman.
“Hujan disertai angin Kencang melanda di 4 Kapanewon, yaitu Mlati, Ngaglik, Depok, dan Gamping. Serta terjadi fenomena hujan es di Kapanewon Ngaglik, Gamping, Sleman, Mlati,” tulis laporan tersebut.
Kejadian hujan es juga terjadi di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Salah seorang mahasiswa bernama Nalya Naomi Tarigan menyampaikan kronologis hujan es yang ia lihat.
“Awalnya video in suasana hujan di kampus, tiba-tiba seperti ada yang mantul-mantul, ternyata bongkahan es batu,” katanya.
Ukuran es yang jatuh tersebut menurutnya sebesar koin. “gedenya seperti koin-koin mainan itu,” katanya. Ia menyampaikan baru pertama kali menyaksikan hujan es secara langsung. (Hus)
