Optimalisasi Pengelolaan Sampah di Desa, TP PKK Blora Harapkan Dinas Terkait Lakukan Pendataan

Avatar of Redaksi
IMG 20250311 WA0115
Ketua TP PKK Kabupaten Blora: Ainia Shalichah. (Fitri/kabarterdepan.com)

Blora, Kabarterdepan.com– Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Blora Ainia Shalichah prihatin Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS 3R) yang dibangun di Kabupaten Blora, belum berjalan secara optimal.

Optimalisasi itu, kata Ainia, dapat dimulai dari dinas terkait yang harus berperan aktif atau segera melakukan pendataan terhadap keberadaan TPS 3R yang tersebar di seluruh desa di Kabupaten Blora.

“Ini (pendataan TPS 3R) penting untuk mengetahui sejauh mana pengelolaannya dan apa langkah yang harus diambil selanjutnya,” jelas Ainia yang juga Istri Bupati Blora Arief Rohman, Selasa (11/3).

Hingga saat ini, sambung Ainia, PPK Blora turut berperan aktif untuk menggerakkan pengelolaan sampah, baik tingkat desa hingga RT. Sehingga dapat diharapkan berdampak langsung ke masyarakat.

“Tantangan utama yang dihadapi adalah pengelolaan sampah yang masih belum maksimal di beberapa wilayah, baik di desa maupun kota,” ungkap dia.

Diungkapkan dari sekian TPS 3R di Kabupaten Blora, ada dua desa yang telah menuai keberhasilan. Yaitu, Desa Ngampel dan Kelurahan Tambakrejo, yang telah mampu mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat.

“Sampah yang dikelola di TPS 3R Desa Ngampel dan Kelurahan Tambakrejo, telah berhasil diproses menjadi kompos,” kata dia.

Ia menilai, keberhasilan di dua desa itu adalah langkah besar dalam pengelolaan sampah untuk Kabupaten Blora. Sehingga dapat dicontoh banyak desa.

Disisilain, TP PKK Blora juga berharap optimalisasi pemanfaatan bank sampah di setiap desa yang ada di Kabupaten Blora. Ia mendorong setiap desa untuk mengaktifkan bank sampah sebagai bagian dari pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Kebersihan lingkungan masyarakat menjadi konsen tersendiri untuk Pemkab Blora. Sehingga Pemkab mendorong kesadaran masyarakat melalui optimalisasi Bank Sampah,” terang Ainia.

Ditambahkan, PPK bersama Pemkab Blora berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan pengelolaan TPS 3R serta Bank Sampah di seluruh wilayahnya.

“Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh warga Blora,” tambah dia.

Ia berharap desa yang telah memiliki bank sampah untuk melakukan studi tiru. Sehingga ke depannya dapat mengolah sampah menjadi kompos dan pupuk organik.

“Pengelolaan yang baik ini tidak hanya menciptakan produk bermanfaat, tetapi juga membuka peluang,” pungkasnya. (Fitri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page