Pemkot Yogyakarta Sepakati Quick Wins, Daya Dobrak 100 Hari Kerja Hasto-Wawan

Avatar of Redaksi
IMG 20250311 WA0002
Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Yogyakarta menandatangi pakta integritas dalam untuk memastikan program terlaksana dalam Quick Wins 100 Hari Kerja di Ruang Bima, Balai Kota Yogyakarta, Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY, Senin (10/3/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Yogyakarta, Kabarterdepan.com – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menekankan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot Yogyakarta) untuk komitmen dengan resolusi yang dibuat dalam mewujudkan transformasi di 100 hari kerja.

Hal tersebut tertuang dalam penandatanganan pakta integritas Quick Wins yang dilakukan bersama dengan jajaran OPD, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga para Mantri Pamong Praja yang ada di Kota Yogyakarta pada Senin (10/3/2025).

Sejumlah pimpinan OPD nampak memaparkan program-program unggulan untuk mensukseskan program cepat-unggulan sebagai janji yang harus dilaksanakan ke depan.

“Saya terima kasih hari ini kita sudah tanda tangan janji komitmen perubahan signifikan dalam 100 hari kerja,” ujar Hasto usai menandatangani pakta integritas berjama jajarannya di Ruang Bima Balai Kota Yogyakarta, Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY.

“Quick Wins ini memang dilakukan dengan cepat dan unggul, nantinya bisa seperti booster. Anda punya program istilahnya seperti biasa tertera APBD tempeli Quick Wins maka akan terboosting dengan loncatan tinggi,” imbuhnya.

Hasto menyampaikan, program-program unggulan yang dibuat oleh masing-masing OPD, BUMD hingga Kemantren menjadi solusi untuk menyelesaikan persoalan yang ada.

Ia mendorong setiap jajaran di Pemkot Yogyakarta untuk berpikir keras sehingga menghasilkan kebijakan yang lebih tepat, maksimal dan terukur.

Hasto menyampampaikan jika kebijakan Quick Wins nantinya juga akan dilaksanakan dalam jangka panjang selama dirinya masih menjabat sebagai wali kota. Dirinya akan mengejar hingga program tersebut terealisasi.

“Dalam 100 hari kerja jalan nggak, kalau nggak jalan ya omong kosong,”katanya.

“Janjinya tinggi-tinggi, kebetulan pas udah mau pensiun loyo, itu nanti akan saya tunggu (sampai selesai),” katanya.

Dirinya menyampaikan juga akan selalu melakukan evaluasi setiap 3 bulan sekali dan akhir dari 100 hari kerja.

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan dan Sekda Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya. (Hadid Husaini).(*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page