Sragen, kabarterdepan.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras mengiringi kegiatan kunjungan Safari Ramadan Bupati Sragen Sigit Pamungkas di Masjid Nurul Iman, Kukunrejo Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Minggu (9/3/2025).
Meskipun begitu, ribuan warga masyarakat desa Gemantar, nampak antusias dan memberikan sambutan hangat atas kedatangan Bupati dan wakil Bupati Sragen yang baru saja menjabat tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sigit Pamungkas menyampaikan rencana beberapa program pemkab di tengah instruksi efisiensi dari pemerintah pusat. Salah satunya program desa sejahtera sebagai indikator keberhasilan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sragen.
Dikatakan, dari jumlah keseluruhan desa di Kabupaten Sragen, terdapat sekitar 61 desa yang menyandang predikat prasejahtera, desa tersebut yang nantinya akan menjadi target prioritas program pemkab Sragen ke depan.
“Kita akan fokus bagaimana caranya untuk bisa menjadikan desa pra-sejahtera menjadi desa sejahtera,” katanya.
Tentunya, sambung Bupati, untuk mewujudkan itu, disetiap tahun pemkab Sragen akan fokus peningkatan kesejahteraan di 20 desa per tahun, melaui perbaikan pendidikan, kesehata, penerangan, maupun perbaikan perekonomian, melalui program program unggulan yang baru digodok pemkab.
“Target dari kita nantinya dalam satu hingga tiga tahun ke depan Sragen dapat dikenal dengan desa sejahtera,” tambahnya.
Lebih lanjut Bupati Sigit menjelaskan bahwa Pemkab Kabupaten Sragen sedang dalam proses diskusi untuk memberikan bantuan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Khususnya bagi warga dengan kategori miskin, penyandang disabilitas, guru berpenghasilan rendah, dan pahlawan.
“Secepatnya Peraturan Bupati akan segera diselesaikan, sentara saat ink lakukan penghapusan denda bagi pembayaran pajak PBB khusus bulan ramadan,” terang Sigit.
Sementara, Kepala Desa Gemantar Suradi menjelaskan, kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Sragen dalam rangka tatap muka dengan warganya melalui Safari Ramadan
Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 2 orang penerima. senilai Rp 20 juta, selain itu kurang lebih 546 sembako ditasharufkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sragen.
“Tidak hanya itu, turut diserahkan Al-Qur’an dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen kepada takmir Masjid,” beber Suradi.
Kades berharap, kepemimpinan Bupati Sigit Pamungkas dan Wakil Bupati Suroto dapat menjadikan Kabupaten Sragen lebih maju, beraklak dan bermartabat, dan program desa sejahtera segera terwujud.
“Mudah-mudahan dengan kepemimpinan Bapak Sigit, ke depan bisa membawa seluruh desa di Sragen lebih sejahtera,” harapnya (Masrikin)
