Diguyur Hujan, Elevasi DAS Lusi Grobogan Meningkat Berstatus Awas

Avatar of Redaksi
DAS Lusi terus dipantau BPBD Grobogan (Masrikin/kabarterdepan.com)
DAS: Elevasi sungai Lusi terus dipantau BPBD Grobogan (Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, kabarterdepan.com – Intensitas curah hujan sedang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Grobogan berdampak meningkatnya elevasi sungai Lusi dari status siap ke status siaga.

Peningakatan elevasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Lusi terjadi sejak pukul 05.00 WIB pagi dengan ketinggian elevasi 8.89 meter, hingga pukul 14.00 elevasi mengalami tren kenaikan menunjukan angka 9.12 meter.

Elevasi DAS Lusi

Merujuk data BPBD Grobogan, elevasi DAS Lusi memasuki status awas pada pukul 09.00 pagi dengan elevasi 9.00 meter. Kenaikan air yang terjadi rata-rata 0,3 meter per jamnya.

Dari pantauan lapangan beberapa daerah potensi banjir telah mengalami genangan air seperti di Kemasan, Purwodadi yang sering menjadi langganan utama saat sungai Lusi mulai meluap.

Sementara, Kondisi cuaca di Purwodadi hingga saat ini diselimuti mendung sedang, di sisi lain, berdasarkan informasi yang dihimpun beberapa daerah diwilayah Grobogan terpantau sudah mulai turun hujan.

Kepala BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir diwilayah Grobogan.

Dikatakannya, dari prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Grobogan.

prakiraan cuaca hujan
Ilustrasi cuaca hujan. (Freepik)

Wahyu mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir, terutama di sekitar DAS Lusi, untuk tetap waspada dan memantau perkembangan informasi dari pihak berwenang.

“Masyarakat segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika ketinggian air terus berpotensi meningkat. Jangan menunggu hingga kondisi semakin parah,” ujarnya.

“Kami berharap warga dapat bekerja sama dan mengikuti arahan dari petugas untuk menghindari korban jiwa,” imbuh Wahyu, Sabtu (8/3/2025) siang

Menurutnya, perubahan status elevasi Lusi yang terjadi saat ini menjadi peringatan bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang diprediksi masih akan berlangsung di Grobogan. (Masrikin).

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page