
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Tirto Agung Motor Group bersama Kabar Terdepan kembali menghelat nonton bareng (nobar) film. Kali ini, ratusan karyawan Tirto Agung Motor Group dan staf Kabar Terdepan kembali berbaur mengikuti nobar film The Legends of the Condor Heroes: The Gallants di CGV Sunrise Mall, Kota Mojokerto, Kamis (6/3/2025) malam.
CEO Tirto Agung Motor Group, Ivan Setiawan Moher mengatakan, ada pesan penting yang disampaikan dalam film ini. Menurutnya, Legends of the Condor Heroes: The Gallants menyoroti pahlawan sejati bukan tentang kekuasaan dan kekuatan, tetapi tentang hati untuk kebaikan rakyat.
“Fokus utama cerita pada perjuangan batin Guo Jing, dan bagaimana ia mengatasi konflik antara Song (tanah air leluhurnya) dan Mongolia (tempat ia dibesarkan oleh keluarga kerajaan yang penyayang),” tutur Ivan Setiawan Moher.
Ivan Setiawan Moher juga berterima kasih kepada dukungan semua pihak atas terselenggaranya nobar film The Legend of the Condor Heroes: The Gallants.
“Terima kasih atas kehadiran dari bapak-bapak dan ibu serta lainnya dalam nobar ini. Sebenarnya nobar ini acara dadakan, hanya menjalin keakraban, dengan sama sama senang nobar, semoga dapat menikmati. Ini hanya nobar semoga menghibur,” pungkasnya.

Setali tiga uang, Dewan Redaksi Kabar Terdepan, Andy Yuwono menyebut kerinduan para pecinta film wuxia akan terobati dengan hadirnya ‘The Legend of Condor Heroes: The Gallants’ di layar lebar Indonesia.
“Nobar berjalan lancar dan seru karena penonton merasa nostalgia dengan film wuxia. Menurut saya, perlu lebih banyak film wuxia yang akan dibuat karena saya sangat menikmati film wuxia 20 tahun yang lalu,” ujar Andy.
Andy menambahkan, film ini menceritakan tentang seorang pahlawan bernama Guo Jing, yang berjuang untuk negara dan rakyat, mengumpulkan kekuatan seni bela diri Dataran Tengah untuk melawan tentara Mongolia dan mempertahankan Xiangyang.

Keberhasilan film ‘The Legend of Condor Heroes: The Gallants’ dan antusiasme karyawan Tirto Agung Motor Group dan Kabar Terdepan menunjukkan bahwa film wuxia masih memiliki tempat di hati masyarakat Indonesia. (*)
