
Mandailing Natal, kabarterdepan.com- Jembatan rambin (jembatan gantung) sebagai jembatan penyeberangan melintasi sungai (Aek) Ranto puran bagi ratusan warga yang akan berkebun maupun membawa hasil perkebunan kondisinya mengancam keselamatan warga yang melintasinya.
Jembatan yang berada di Desa Gunung Tua Julu, tepatnya di Saba Bondar Padang, Kecamatan Panyabungan, kondisinya miring serta diperparah dengan lantai papannya sudah mulai lapuk termakan usia.
Salah seorang warga mengaku jembatan gantung penyeberangan kondisinya mulai miring sejak sebulan belakangan. Sementara untuk papan lantainya sudah puluhan tahun tidak ada peremajaan.
“Hampir satu bulan ini jembatan rambin rusak atau kendor tali slingnya, namun parahnya pagi ini,” ucap Herman Rangkuti, Rabu (05/03/2025).
“Untuk papan lantainya sudah puluhan tahun tidak diganti makanya sudah banyak yang lapuk termakan usia,” sambung Herman.
Jembatan gantung merupakan akses jalan satu satunya bagi ratusan masyarakat yang berkebun disana.
“Jembatan rambin ini digunakan ratusan masyarakat untuk ke kebun dan melangsir hasil perkebunan,” ujar Herman.
Herman Rangkuti berharap ada perhatian dari pemerintah maupun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mandailing Natal (DPRD Madina) agar segera diperbaiki.
“Kita berharap agar ada perbaikan untuk tali slingnya agar kencang kembali dan papanya juga di ganti,” harap Herman. (Suhartono)
