Ibu dan Anak Tewas di Kolam Pemandian Todanan Blora, Begini Kronologi 2 Korban

Avatar of Redaksi
ibu dan anak
OLAH TKP : Kepolisian Polsek Todanan memeriksa kolam pemandian Desa Kajengan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Fitri/kabarterdepan.com)

Blora, Kabarterdepan.com – Ibu dan Anak warga desa Todanan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tewas saat sedang berenang di salah satu kolam pemandian Desa Kajengan, Kecamatan setempat, Rabu pagi (5/3/2025).

Kapolsek Todanan, Iptu Joko Sulistya, mengatakan kronologi dari keterangan saksi menyebutkan sekitar pukul 08.00 pagi, ibu bersama anaknya pergi ke pemandian itu. Sementara keduanya diduga tidak bisa berenang.

Ia mengungkapkan, dari hasil olah TKP di kolam pemandian itu, diketahui panjang kolam 15 meter, dan luas kolam 9 meter. Sementara kedalaman kolam 1,2 meter dan tinggi air kolam 1 meter.

“Untuk kondisi dasar kolam yang licin membuat dua korban tergelincir dan tenggelam di pemandian tersebut,” tambah Kapolsek Todanan, Rabu (5/3/2025) sore.

Polisi Ungkap Kronologgi Tewasnya Ibu dan Anak

Cuplikan layar 2025 11 13 225039

Lebih lanjut, Kapolsek Todanan mengatakan insiden itu diketahui Kasini warga desa setempat yang ingin mencuci baju pada pukul 09.00 pagi.

Saat di lokasi Kasini melihat sosok tubuh mengapung di pemandian itu. Namun ia tidak berani menolong dan menunggu adanya warga yang melintas.

Beberapa menit kemudian, sambung Kapolsek Todanan, datang saksi kadua Lasiah, yang hendak mencuci karung plastik. Namun, mereka juga ragu untuk bertindak menolong.

Hingga akhirnya, sambung IPTU Joko, saksi ketiga Ahmad Sidik melintas. Lalu, tanpa pikir panjang Sidik langsung turun ke air untuk menolong korban. Setelah ditolong ternyata korban adalah istri dari Ahmad Sidik.

“Saat ditolong, ternyata korban yang ditemukan pertama adalah ibu dari anak tersebut. Tak berselang lama, warga menyadari ada korban lain yang yang juga tenggelam, yakni anaknya,” lanjut IPTU Joko.

Lebih lanjut, untuk korban Lusi Yeni dibawa ke rumah mertuanya di Desa Kajengan, sementara anaknya sempat dilarikan ke Puskesmas Todanan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, anak tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Petugas Polsek Todanan bersama anggota Koramil, petugas Puskesmas, serta perangkat desa setempat kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan, kejadian ini murni musibah. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata IPTU Joko.

Setelah pemeriksaan selesai, pihak kepolisian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak. Atas kejadian ini IPTU Joko, mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pemandian, terutama bagi yang tidak bisa berenang.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar pemandian, terutama jika membawa anak-anak. Pastikan mereka dalam pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (Fitri)

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page