
Bantul, Kabarterdepan.com — Dua wanita dinyatakan meninggal dunia usai pesta miras oplosan di Padukuhan Ngumbul, Tamanan, Banguntapan, Bantul, DIY pada Sabtu (1/3/2025) pukul 15.00 WIB.
Dua korban tersebut berinisial RKP dan inisial MAM yang sama-sama berasal dari Kota Yogyakarta. Saat kejadian tersebut keduanya bersama dengan dua orang laki-laki berinisial Kelvin asal Bantul dan Andi asal Gunung Kidul.
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menyampaikan bahwa pada Sabtu (1/3/2025) Kelvin berkunjung ke rumah Andi di Tambalan Pleret Bantul untuk membeli minuman oplosan sejumlah 3 botol ukuran 600 ml.
Saat akan pulang, Andi ingin ikut minum kemudian mereka berdua menuju rumah Kelvin.
Pada pukul 16.30 WIB, Rinda di jemput Margaretha. Kemudian keduanya menuju ke rumah Kelvin. Sesampainya di lokasi sudah ada Kelvin dan Andi.
“Kemudian kelvin mencampur minuman tersebut dengan pil sapi yang diperoleh dari Anes atah Gatot, dari pengakuan kelvin,” katanya pada Selasa (4/3/2025).
“Setelah minuman sudah dicampur, mereka berempat melakukan pesta miras sampai pukul 21.00 WIB saat Rinda merasa sakit kemudian menghubungi yang bernama Andin untuk menjemput di rumah Kelvin,” katanya
Pada pukul 21.15 WIB Andin tiba di lokasi dan membawa pulang Rinda dalam keadaan sakit. Sesampainya di rumah, Rinda hanya tidur dan tidak mau makan.
Andin kemudian membelikan makanan dan minuman kepada Andin berupa susu dan minuman Hydro Coco pada Minggu (2/3/2025), namun ditolak oleh Rinda.
Kemudian Pada hari senin (3/3/2025) pukul 04.18 WIB, Rinda muntah-muntah kemudian di bawa ke rumah sakit Pratama oleh keluarga. Sesampai di rumah sakit dilakukan perawatan di ruang IGD.
“Pada pukul 06.00 WIB Rinda dinyatakan meninggal dunia oleh RS Pratama,” kata Jeffry.
Kemudian pukul 11.18 WIB anggota Polsek Banguntapan menerima informasi kejadian tersebut dan mendatangi lokasi kejadian.
“Pada Pukul 13.00 WIB Inafis Polres Bantul bergerak ke tempat kejadian perkara dan ditemukan 7 botol bening ukuran 600 ml,” katanya.
Di hari yang sama, Margareta yang dirawat di RS Rajawali diketahui juga meninggal dunia.
“Rinda, meninggal di Pratama Mergangsan, sementara Margaretha meninggal dunia di RS Rajawali,” ujarnya.
Sementara untuk dua orang lainnya yakni KPP dirawat di RS Lukita, sementara AF dirawat di RS Bhayangkara.
Hingga berita ini ditulis, Polres Bantul masih belum memberikan informasi terbaru terkait perkembangan kasus tersebut. (Hadid Husaini)
