
Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Selama bulan Ramadan 1446 Hijriah / 2025 Pemkab Sidoarjo akan melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan itu dilakukan, sebagai salah satu upaya pemerintah dalam meminimalisir gejolak harga bahan pokok (bapok) agar tidak melambung tinggi.
Pihaknya akan turut menggandeng sejumlah pihak. Seperti dari Bulog, Pabrik Gula (PG) Candi, beberapa perusahaan pangan, juga dari BUMDes dan Kelompok Tani (Poktan) serta peternakan.
Rencananya, kegiatan tersebut mulai dilaksanakan pada tangggal 10-24 Maret 2025, mendatang yang dilakukan setiap hari Senin hingga Kamis.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Sidoarjo Fenny Apridawati menyampaikan, pihaknya juga akan memastikan dahulu dengan pemantauan harga, dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perbelanjaan. Termasuk, memastikan ketersediaan bapok.
“Kita juga ingin memantau distributor agar tak menahan barang,” katanya, saat membuka acara High Level Meeting di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (27/02/2025).
Ia mengimbau, agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sidoarjo bisa fokus dan bergerak cepat. Memberikan bantuan kepada masyarakat membutuhkan sejumlah wilayah Sidoarjo, yang tengah terendam banjir dan mempengaruhi perekonomian.
Selain itu, lanjut dia, agar dapat melakukan koordinasi dan bekerjsama dengan daerah lain dalam mencukupi kebutuhan bapok ini. Seperti dengan Kabupaten Blitar, terkait pasokan telur. Serta, mengajak masyarakat berbelanja hasil panen petani dari Sidoarjo sendiri.
“Begitupun ketika berbelanja kebutuhan bahan pokok, lakukan di Sidoarjo sendiri, karena hal ini juga dapat meminimalisir gejolak yang ada, jika terjadi inflasi,” harapnya.
Terpisah, dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Sidoarjo, untuk harga eceran tertinggi (HET) kebutuhan pokok masih stabil. Itu, dari hasil pemantauan perkembangan harga pokok pada aplikasi Indago (Informasi Data Perdagangan Sidoarjo) per 27 Februari.
Diketahui, harga komoditi minyak goreng sebesar Rp. 18.705 per liter, beras premium Rp. 15.250 per kilogram, beras medium Rp. 13.062 per kilogram, gula Rp. 17.384 per kilogram, telur ayam ras Rp. 28.766 per kilogram, daging ayam ras Rp. 36.142 per kilogram, dan daging sapi Rp.109.800 per kilogram.
Sedangkan, dari laporan ketersediaan dari Perum Bulog Kancab Surabaya per 27 Februari, untuk komoditi beras dalam negeri total tersedia 2.706.505. beras luar negeri 115.144.909, gula 74.492, minyak goreng 55.051, salam satuan kilogram. (*)
