
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Laka laut Pantai Drini yang menimpa rombongan siswa SMPN 7 Kota Mojokerto saat mengikuti outing class di Yogyakarta nyatanya masih belum usai. Pihak sekolah khususnya kepala sekolah beserta ketua panitia dan pihak travel penyelenggara ikut terseret dalam tuntutan yang diajukan salah satu keluarga korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Kabarterdepan.com, pihak travel penyelenggara outing class tersebut adalah Majapahit Tour yang berada di bawah naungan CV Majapahit. Perusahaan tersebut tercatat dimiliki oleh seorang pengusaha alas kaki sekaligus Wakil Ketua II DPRD Kota Mojokerto Fraksi NasDem bernama Arie Hernowo.
Siapa sangka, Arie Hernowo merupakan suami dari Wakil Kepala Sekolah SMPN 7 Kota Mojokerto bernama Arfiana Dyah Novianti, yang ternyata menjabat sebagai ketua panitia outing class.
Hal tersebut menimbulkan pertanyaan terkait proses pemilihan Majapahit Tour & Travel sebagai penyelenggara outing class serta transparansi dalam pengambilan keputusan tersebut. Apakah kebetulan belaka atau ada dugaan nepotisme dibaliknya?
Dalam wawancara dengan salah satu agen travel di Kota Mojokerto yang enggan disebutkan identitasnya, mengungkapkan, sudah bukan rahasia umum lagi bila suatu biro perjalanan wisata memberikan bonus atau cashback yang menguntungkan pihak tertentu hingga bernilai jutaan rupiah.
“Kepala sekolah minta kurang lebih Rp 10 juta setiap satu perjalanan,” ujarnya.
Agen travel itu juga mengungkapkan bahwa travel pesaingnya yang sering digunakan oleh salah satu SMP di Kota Mojokerto tersebut bahkan menawarkan berbagai keuntungan besar.
“Biasanya kalau kontrak itu semua guru-guru sekolah di rekreasikan ke Bali atau Jogja, permalam di hotel berbintang,” ungkapnya. (*)
Hingga berita ini ditayangkan, baik Kepala Sekolah SMPN 7 Kota Mojokerto, Arfiana Dyah Novianti maupun Arie Hernowo belum memberikan konfirmasi terkait mekanisme pemilihan penyedia jasa perjalanan untuk kegiatan outing class tersebut meskipun sudah dihubungi via WhatsApp dan didatangi ke sekolah oleh tim.
