
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Kemlagi sejak petang pada Senin (24/2) menyebabkan banjir di beberapa desa. Salah satu desa yang paling parah terdampak adalah RT 01 RW 07 Dusun Jatibabah, Desa Mojowatesrejo. Selain itu, banjir juga merendam desa-desa lainnya di sekitar kawasan tersebut, seperti Sawo, Ngampel, dan Mlaten, yang meliputi wilayah Mojogebang, Mojowates, dan Mojowiryo.
Menurut (TA) , salah seorang warga setempat, tinggi air di lokasi banjir mencapai sekitar lutut orang dewasa.
“Banjir ini menyebabkan rumah-rumah warga terendam, sehingga beberapa dari kami terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari genangan air,” ujarnya.
Warga yang terkena dampak banjir kini sibuk menyelamatkan barang-barang berharga dan mengangkat perabotan rumah tangga agar tidak terendam air.
Meskipun demikian, hingga kini belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa akibat bencana ini. Warga berharap agar pihak berwenang segera memberikan bantuan serta solusi agar genangan air dapat segera surut dan keadaan kembali normal.
Diduga penyebab utama banjir ini adalah intensitas hujan yang sangat tinggi, ditambah dengan buruknya sistem drainase di beberapa titik yang mengakibatkan air tidak dapat mengalir dengan lancar.
Warga pun berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menangani dampak banjir tersebut dan melakukan perbaikan sistem drainase guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (Tantri*)
