Rahasia Panjang Umur dan Awet Muda, Pola Hidup Sehat Sejak Dini

Avatar of Redaksi
SmartSelect 20250220 015102 YouTube
Podcast Kabar Terdepan soal rahasi panjang umur bersama dr. Alfian Chandiardy. (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Life Style, Kabarterdepan.com – Panjang umur dan tetap awet muda menjadi impian banyak orang. Namun, lebih dari sekadar panjang umur, yang lebih penting adalah memiliki kualitas hidup yang baik—tetap sehat, bugar, dan bisa menjalani kehidupan dengan aktif.

“Memang bicara usia yang makin banyak juga harusnya derajat kesehatan tetap baik. Jangan sampai kita bicara panjang umur tapi di kursi roda, panjang umur tapi di ranjang ya, berbaring saja, tidak bisa bangun. Panjang umur tapi kita bisa menikmati keseharian, kita bisa berinteraksi, kita bisa beraktivitas, berproduktif,” papar dr. Alfian Chandiardy dalam podcast terbaru Kabar Terdepan, Rabu (19/2/2025).

Panjang umur bukan sekadar angka, tetapi tentang bagaimana kita menjalani hidup dengan kesehatan yang optimal. Untuk mencapainya, pola hidup sehat harus dimulai sejak dini karena lebih baik mencegah daripada mengobati.

Tanda-Tanda Penuaan: Apa yang Harus Diwaspadai?

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan. Tanda-tanda penuaan bisa dikenali dalam bahasa awam sebagai 8B:

1. Botak – Rambut rontok akibat menurunnya hormon testosteron pada pria.

2. Blaur – Penglihatan mulai kabur karena katarak.

3. Budek – Pendengaran menurun akibat perubahan struktur tulang di telinga.

4. Bawel – Perubahan kognitif atau emosional yang mempengaruhi cara berbicara dan berinteraksi.

5. Bungkuk – Postur tubuh membungkuk akibat melemahnya otot dan tulang.

6. Buyuten – Kelemahan saraf yang menyebabkan keterbatasan gerak.

7. Bau – Masalah pada gigi dan pencernaan yang menyebabkan bau mulut.

8. Beser – Sering buang air kecil akibat melemahnya kontrol kandung kemih.

Selain itu, perubahan internal seperti menurunnya elastisitas kulit dan meningkatnya risiko inflamasi dalam tubuh juga menjadi tanda-tanda penuaan yang harus diantisipasi.

Bisakah Penuaan Dicegah?

Secara alami, penuaan tidak bisa dihentikan, tetapi bisa ditunda agar tidak terjadi terlalu cepat. Beberapa cara yang bisa dilakukan meliputi:

1. Pola makan sehat dengan menghindari makanan yang mempercepat inflamasi dan memperbanyak konsumsi antioksidan.

2. Mengonsumsi suplemen seperti kolagen untuk menjaga elastisitas kulit.

3. Olahraga teratur untuk menjaga sirkulasi darah, kekuatan otot, dan fleksibilitas sendi.

4. Menjaga kebahagiaan dan kesehatan mental agar tubuh tidak mudah mengalami stres dan inflamasi.

Meskipun banyak produk kosmetik anti-aging beredar di pasaran, tidak semuanya terbukti efektif. Yang paling penting adalah menjaga gaya hidup sehat agar tubuh tetap berfungsi dengan baik seiring bertambahnya usia.

Harapan Hidup di Indonesia dan Konsep Usia Biologis

Menurut statistik, harapan hidup rata-rata masyarakat Indonesia adalah 73 tahun. Namun, angka ini bisa lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kualitas hidup seseorang.

Ada dua jenis usia yang menentukan penampilan dan kesehatan seseorang:

1. Chronological Age (Usia Kronologis) – Usia berdasarkan tahun lahir.

2. Biological Age (Usia Biologis) – Usia yang mencerminkan kondisi tubuh secara keseluruhan.

Seorang berusia 60 tahun bisa terlihat seperti 40 tahun jika memiliki gaya hidup sehat. Sebaliknya, ada orang yang baru berusia 30 tahun tetapi sudah mengalami penuaan dini karena pola hidup yang buruk.

Makanan dan Pola Diet untuk Umur Panjang

Makanan memainkan peran utama dalam memperlambat penuaan. Pola makan yang sehat bisa membantu tubuh tetap kuat dan terhindar dari penyakit kronis.

Ada makanan yang bisa mempercepat penuaan, seperti makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan olahan yang memicu inflamasi. Sebaliknya, ada makanan yang bisa memperlambat penuaan, seperti:

1. Ikan laut yang kaya akan lemak tak jenuh ganda, baik untuk kesehatan jantung dan otak.

2. Buah dan sayuran yang kaya antioksidan untuk melawan radikal bebas.

3. Alpukat dan minyak zaitun sebagai sumber lemak sehat.

4. Kacang-kacangan dan biji-bijian untuk menjaga kesehatan pencernaan dan jantung.

Diet yang seimbang dan berkualitas membantu tubuh tetap sehat dan bertenaga seiring bertambahnya usia.

Blue Zone: Daerah dengan Penduduk Berumur Panjang

Di dunia ini, ada beberapa wilayah yang dikenal sebagai Blue Zones, yaitu daerah dengan jumlah penduduk berusia 100 tahun ke atas yang sangat tinggi. Beberapa di antaranya adalah:

– Okinawa, Jepang

– Sardinia, Italia

– Ikaria, Yunani

– Loma Linda, Amerika Serikat

– Nicoya, Costarika

Penduduk di daerah Blue Zone memiliki pola makan berbasis makanan alami, terutama sayuran, biji-bijian, dan ikan. Mereka juga memiliki gaya hidup aktif dan komunitas sosial yang erat, yang berkontribusi pada kebahagiaan dan umur panjang.

Peran Olahraga dan Kebahagiaan dalam Umur Panjang

Selain pola makan sehat, olahraga juga berperan penting dalam memperpanjang usia. Olahraga meningkatkan stamina, mempercepat regenerasi sel, dan menjaga fleksibilitas tubuh. Untuk usia lanjut, olahraga yang disarankan adalah:

1. Latihan ketahanan untuk menjaga kekuatan otot.

2. Latihan fleksibilitas seperti yoga atau stretching untuk menjaga kelenturan sendi.

3. Latihan aerobik ringan seperti jalan kaki atau berenang untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Tidak hanya fisik, faktor psikologis juga berpengaruh pada umur panjang. Orang yang memiliki emosi positif, seperti cinta kasih, kebahagiaan, dan rasa syukur, cenderung lebih sehat dibandingkan mereka yang dipenuhi kemarahan atau stres.

Menjaga Konsistensi dalam Pola Hidup Sehat

Menjaga hidup sehat agar panjang umur bukanlah sesuatu yang sulit jika dilakukan dengan konsisten. Dr. Alfian menekankan bahwa sehat itu nikmat dan murah jika dijaga sejak awal. Beberapa prinsip dasar yang harus dipegang adalah:

1. Taat asas – Menjalani pola hidup sehat dengan disiplin.

2. Mengutamakan kesehatan dalam memilih makanan – Jangan hanya mementingkan selera.

3. Menjaga kebersihan dan keteraturan hidup – Kebersihan lingkungan dan pola hidup yang teratur membantu menjaga kesehatan.

4. Memiliki harapan dan tujuan hidup – Hidup yang penuh makna memberikan semangat dan energi positif untuk terus sehat.

Sehat bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah perjalanan. Dengan gaya hidup yang tepat, kita bisa mencapai umur panjang dengan tubuh yang tetap sehat, aktif, dan produktif. Karena sejatinya, umur panjang yang berkualitas jauh lebih berarti daripada sekadar angka usia yang panjang tanpa kesehatan. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page